
Dalam pertandingan yang dilaksanakan kali ini memakai pola sistem gugur, jadi jika peserta yang bertanding satu kali kalah langsung drop out alias langsung keluar arena permainan, karena berkenaan dengan jumlah team yang cukup banyak dan dibatasi dengan waktu, maka panitia lomba mengambil keputusan untuk mengambil system gugur dalam pola permainan, waktu yang diberikan panitia hanya 3 hari terhitung mulai tanggal 3 s/d 5 Oktober 2015. Sedangkan yang menjadi juara kali ini adalah juara satu team dari Kec. Ponggok, juara Dua Kec. Gandusari, Juara 3 Kec. Nglegok dan Harapan 1 Kec. Lodoyo.
Pgs. Dandim 0808 Blitar Letkol Muridan pada acara penutupan pertandingan menyampaikan bahwa ajang kali ini disamping untuk merekrut pemaian-pemaian tunas bangsa muda diwilayah Blitar juga sebagai ajang silaturahmi antar pemain – pemain muda yang berbakat, yang kedepan prestasi dari pemain2 tersebut agar dapat dikembangkan kembali bakatnya sebagai pemain bola yang lebih professional seperti senior-seniornya dulu banyak juga yang berasal dari pemain2 kampung seperti kalian, dan janganlah kalian minder jika ada yang menganggap anda sebagai pemain kampung, ingatlah selalu keberhasilan butuh perjuangan yang tulus ikhlas dan penuh dengan pengorbanan.
Sportivitas pertandingan harus dijunjung, Kekalahan dalam pertandingan merupakan keberhasilan yang tertunda, oleh karena itu, dalam setiap pertandingan hendaknya terus dievaluasi, kelemahan dan kekurangan dalam pertandingan merupakan cambuk untuk meraih sukses dalam pertandingan berikutnya.
Inti dari segala perjuangan adalah janganlah pernah mengeluh dan pasrah dengan keadaan yang ada sekarang, nikmati apa yang kalian punya kemampuan saat ini dan tingkatkan terus kemampuanmu, jangan mudah putus asa, syukuri hari-harimu dengan penuh kebahagiaan dan rajinlah untuk berdo’a niscaya berusaha dan berdo’a akan membuatmu menuju ke pintu keberhasilan. tegas Letkol Muridan. (arf)
0 komentar:
Posting Komentar