Terus Kobarkan Semangat Perjuangan Arek-arek Suroboyo 10 Nopember 1945 untuk memberantas Korupsi, Terorisme dan Penyalahgunaan Narkoba

Senin, 07 Maret 2016

Kunjungan Kerja Anggota DPR RI dari Komisi 4 Ke PT. Agri Pertiwi Kediri

KABARPROGRESIF.COM : (Kediri) Salah seorang anggota DPR RI dari Komisi 4, melakukan kunjungan kerja di PT. Agri Pertiwi, salah satu perusahaan produksi benih pertanian ,yang berlokasi di Ds.Sambirejo Kecamatan Pare Kabupaten Kediri, dan langsung disambut oleh Direktur perusahaan tersebut, Ir. Junaidi Sungkono, Minggu (06/03/2016).

Herman Khaeron  adalah salah seorang anggota legislatif daerah pemilihan Jawa Barat 8 yang meliputi Kabupaten Cirebon, Kabupaten Indramayu dan Kota Cirebon. Beliau menjabat sebagai anggota DPR RI sebagai wakil ketua di bidang Pertanian, Perkebunan, Kehutanan, Kelautan, Perikanan,dan Pangan dari Komisi IV.

Kunjungan kerja anggota legislatif ini,  menginginkan konsistensi produktifitas pangan di Kediri, bisa mengangkat kesejahteraan para petani. Selain salah satu anggota legislatif yang datang ke PT. Agri Pertiwi, Direktur Perbenihan Tanaman Pangan dari Departemen Pertanian RI, Drs. Ibrahim Saragih, turut hadir dalam kunjungan kerja tersebut.

"Kerjasama Dinas Pertanian RI dengan TNI, dilakukan untuk mengurangi kecenderungan impor pangan. Saya respect terhadap Kodim Kediri, yang selalu aktif dalam membantu usaha sektor pertanian yang ada di Kediri," kata Herman Khaeron.

"Harus diakui kita (Indonesia) masih mengimpor pangan, tetapi kondisi saat ini sudah jauh berbeda. Bila kita berpedoman pada grafik impor pangan, sudah mulai terjadi penurunan dibanding 1 atau 2 tahun yang lalu. Saya optimis kerjasama antara TNI dengan petani di Kediri ini, akan bisa mewujudkan swasembada pangan," lanjut  Herman Khaeron.

Kunjungan kerja tersebut, juga dihadiri sejumlah Muspika Kecamatan Pare, baik dari perwakilan Koramil 11/Pare maupun dari Polsek Pare. Disamping itu, Herman Khaeron juga memberikan apresiasi positif kepada Kodim 0809/Kediri, yang terus menerus melakukan aktifitas sektor pertanian dan komunikasi dengan para petani.(arf)

0 komentar:

Posting Komentar