Senin, 30 Juli 2018
Senin, Juli 30, 2018
progresifonline
Ekonomi Bisnis
No comments
KABARPROGRESIF.COM : (Jakarta) Indonesian Islamic Travel Communication Forum (IITCF) bekerjasama dengan Sarikat Penyelenggara Umrah Haji Indonesia (SAPUHI) menyelenggarakan pelatihan Bedah Destinasi Europe Muslim Education Trip di Jakarta.
Sebanyak 80 peserta yang berasal dari Travel Muslim di Indonesia hadir dalam acara ini untuk belajar bagaimana membuka destinasi wisata Muslim ke Eropa serta meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang terjun dalam bisnis travel Muslim, sehingga mahir dalam berjualan paket wisata Muslim di Eropa.
Dalam paparannya, Chairman IITCF H. Priyadi Abadi, M.Par mengatakan, selama 30 tahun pasar wisata muslim dikelola oleh perusahaan travel umum. Namun ia bersyukur, kini travel muslim sudah banyak yang melirik wisata muslim mancanegara.
“Selama tiga tahun terakhir, industri Wisata Muslim perlahan mulai dikibarkan oleh para pelaku travel Muslim,” ungkapnya, Sabtu (28/7).
Selama hampir 30 tahun, mindset bahwa travel muslim hanya menggarap umrah dan haji tertanam di benak umat Islam. Sedangkan wisata ke Eropa dan lainnya di luar umrah haji biasa memakai travel umum.
“Nah ini harus dirubah, kita harus garap wisata muslim,” tutur Priyadi.
Priyadi melalui IITCF terus mensosialisasikan wisata muslim, baik melalui kegiatan seperti seminar, edutrip atau melalui media sosial seperti facebook, instagram, twitter dan berbagai media untuk mengajak masyarakat membangun kepercayaan kepada travel muslim dalam melakukan perjalanan ke mancanegara di luar umrah dan haji.
Priyadi merasa yakin bahwa travel muslim di Indonesia ke depan tidak hanya asyik mengurusi haji dan umrah, tapi juga akan mengembangkan sayapnya ke mancangera, salah satunya di Eropa.
Praktisi pariwisata yang berpengalaman lebih dari 20 tahun di travel umum ini mengajak kepada umat Islam untuk membangun kepercayaan kepada travel muslim dalam penyelenggaraan wisata muslim ke mancanegara.
“Ini luar biasa, karena mereka dari daerah pun ingin menimba ilmu tentang wisata muslim di Eropa, ada yang datang dari Makassar, Madura, Klaten, Bandung dan kota-kota lainnya,” paparnya.
Materi yang dibahas dalam pelatihan ini, imbuh Priyadi, masih belum masuk ke hal-hal teknis yang harus disiapkan travel muslim untuk bisa masuk pasar wisata muslim di Eropa.
“Kita masih bahas hal-hal dasar, misalnya pengenalan potensi wisata muslim di Eropa. Saya berharap ke depan bisa diperdalam lagi,” ungkap Direktur Utama PT. Adinda Az-Zahra Tour & Travel ini.
Priyadi berharap, setelah mengikuti pelatihan dasar ini, peserta bisa meningkatkan kualitasnya menjadi tour leader yang profesional.
“Pengenalan produk yang kita jual menjadi kunci suksesnya seseorang berjualan,” tuturnya.
Sementara Ketua Umum SAPUHI, Syam Resfiadi mengatakan, potensi Wisata Muslim dari Indonesia sangat besar, sehingga sangat disayangkan jika tidak digarap dengan baik.
“Kita ketahui untuk Indonesia, 250 juta-an penduduk mayoritas Muslim, sehingga ini menjadi potensi pasar yang sangat bagus,” katanya.
Lebih jauh, Syam menjelaskan bahwa Muslim di Indonesia masih belum paham tentang muslim tour secara real, untuk itu perlu training, kali ini pelaku usaha akan mengetahui seperti apa kondisi real Wisata Muslim Eropa.
“Sesungguhnya ini baru bagian pertama dari rangkaian kegiatan Muslim tour yang dikelola oleh SAPUHI dan IITCF karena kami tidak mungkin memberikan satu acara untuk beberapa program. Jadi satu per satu biar betul-betul meresap di anggota kami,” jelasnya.
Penyelenggaraan training ini berkaitan dengan kegiatan Educational Trip (Edutrip) Muslim Eropa bagi para pelaku Wisata Muslim yang akan dilaksanakan pada 15-24 September 2018 dan 28 Oktober hingga 7 November mendatang. (*/arf)
Related Posts:
BEI Resmikan Gedung Informasi Go PublikSebagai Sarana Perusahaan Dalam Akses Peluang Pendanaan Pengembangan Usaha KABARPROGRESIF.COM : (Surabaya) Pasar Modal Indonesia atau yang dikenal dengan Bursa Efek Indonesia ( BEI ) terus berkembang menjadi salah… Read More
BI Jatim : Perekonomian Jatim di Triwulan II tetap Terjaga KABARPROGRESIF.COM : (Surabaya) Perekonomian Jawa Timur pada Triwulan II/2017 masih terjaga dengan pertumbuhan sebesar 5,03%(yoy), sedikit di atas pertumbuhan ekonomi nasional yang tercatat 5,01% (yoy). Dari sisi permintaa… Read More
Kembangkankan Sayap Sentra Bisnis Fastpay Buka Kantor Cabang 9 KotaTargetkan Akhir Tahun membuka Cabang di 45 Kota di seluruh Indonesia KABARPROGRESIF.COM : (Sidoarjo) Di zaman Globalisasi saat ini, banyak para pelaku bisnis maupun pengusaha di segala bidang berkeinginan untuk perubahan… Read More
XL.Axiata Dukung Lomba Lari Marathon Sekaligus Perluas Jaringan Layanan Data Berkualitas KABARPROGRESIF.COM : (Gianyar) Sebanyak 9. 000 peserta Lari Maybank Bali Marathon 2017, kemarin mengikuti lomba Marathon beegengsi ,acara yang telah digelar pada 27 Agustus tersebut juga diikuti pelari internasional maupun… Read More
XL. Axiata Luncurkan Program Gerakan Donasi Kuota Mulai Sabang hingga MeraukeDonasi juga ditujukan untuk sekolah-sekolah di daerah terpencil dengan memanfaatkan perluasan infrastruktur Data berkualitas 4G LTE KABARPROGRESIF.COM : (Sabang) Masyarakat kini mulai banyak dipengaruhi oleh Teknologi … Read More
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar