Senin, 01 Oktober 2018


KABARPROGRESIF.COM : (Jakarta) Kepala Divisi Humas Polri Irjen (Pol) Setyo Wasisto mengatakan, ada 9 anggota jajarannya meninggal dunia akibat bencana tsunami yang melanda Palu, Sulawesi Tengah.

"Sampai dengan saat ini, dari Kabid Humas Sulawesi Tengah kami dapat informasi ada 9 (anggota yang meninggal)," katanya di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (1/10/2018).

Korban saat itu sedang mengikuti apel gabungan anggota TNI dan Polri untuk sebuah kegiatan, sebelum tsunami menerjang.

Selain itu, ia mengakui masih ada juga personelnya yang belum diketahui keberadaannya atau masih hilang kontak.

Saat ini pendataan terus dilakukan. Sementara untuk daerah Donggala, Setyo mengaku belum memiliki informasi terkait jumlah anggota Polri yang menjadi korban.

Keterbatasan akses dan komunikasi menjadi kendala pihaknya memperoleh informasi. Ia pun meminta pihak keluarga maupun publik untuk bersabar.

Saat ini, proses evakuasi masih terus dilakukan oleh tim gabungan.

"Mohon bersabar untuk rekan-rekan, kemungkinan ada rekan-rekan kami yang belum ketemu mungkin hanya hilang kontak, bukan hilang secara fisik," tutur Setyo.

Sebelumnya, gempa berkekuatan magnitudo 7,4 dan tsunami yang terjadi di Kota Palu dan Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, Jumat (28/9/2018).

Selain itu, gempa juga menyebabkan gelombang tsunami yang terjadi di Pantai Palu dengan ketinggian 0,5 sampai 1,5 meter. Data hingga Senin (1/10/2018) siang, korban tewas akibat gempa dan tsunami ini bertambah menjadi 844 orang. (rio)

0 komentar:

Posting Komentar

Narkoba

Koperasi & UMKM

Terus Kobarkan Semangat Perjuangan Arek-arek Suroboyo 10 Nopember 1945 untuk memberantas Korupsi, Terorisme dan Penyalahgunaan Narkoba

Translate

Hukum

Metropolis

Nasional

Pidato Bung Tomo


Hankam

Popular Posts

Blog Archive