Rabu, 06 April 2016



KABARPROGRESIF.COM : (Ponorogo) Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Sumardi  selesai menjadi Irup Penutupan Pendidikan Tamtama  Gelombang II Tahap I  Tahun 2016 di Magetan, didampingi Danrem 081/DSJ Kolonel Inf Hardani Lukitanta Adi, Danrindam V/Brw Kolonel Inf Piek Budyakto, Waaspersdam V/Brw, melaksanakan kunjungan kerja ke Kodim 0804/Magetan dan Kodim 0802/Ponorogo. Selasa 5 April 2016.

               Dalam arahannya, Mayjen TNI Sumardi, menyampaikan kepada seluruh anggota jajaran Kodim 0804/Magetan dan Kodim 0802/Ponorogo untuk meningkatkan kedisiplinan sebagai salah satu syarat utama dalam keberhasilan menyelesaikan tugas-tugas yang menjadi tanggung jawabnya, mengajak kepada seluruh Prajurit Kodam V/Brw agar bekerja lebih keras lagi, Pangdam juga mengharapkan kepada seluruh Prajurit jangan sampai melakukan pelanggaran untuk menghindari kerugian baik personel maupun materiil dan jaga nama baik satuan, jangan ada lagi pelanggaran di satuannya masing-masing.

           Lebih lanjut Jenderal Bintang Dua itu juga; "mengharapkan kepada seluruh Pimpinan untuk tidak mengambil atau memotong haknya anggota, hindari perkelahian antar aparat, Kepolisian dan masyarakat, laksanakan tugas sesuai Sumpah Prajurit, Sapta Marga dan 8 Wajib TNI,  jaga nama baik keluargamu jangan sampai terjadi pertengkaran dan perselisihan,  bangun rumah tanggamu dengan cara Sholat berjamaah bagi yang beragama Islam atau ke gereja yang beragama Kristen/Katholik". Tegas Pangdam.

        Dibidang Binter laksanakan kegiatan serbuan teritorial dengan pembinaan masyarakat, jalin kedekatan komunikasi masyarakat dengan baik dan laksanakan Wasbang kepada masyarakat, agar tidak luntur rasa cinta pada tanah airnya. Di bidang Binsat jangan ada anggota terlibat Werfing, kepada seluruh anggota dan keluarganya jangan sampai menjadi pengguna dan pengedar narkoba, laksanakan  tertib administrasi tiap satuan, jaga kebersihan di lingkungan satuannya masing-masing supaya kita bekerja menjadi nyaman.

     Diakhir arahannya Pangdam berpesan agar seluruh anggota selalu berdo'a dan mendekatkan diri dengan Allah Swt. supaya kita selalu diberikan kesehatan, keselamatan dan rezeki yang lancar.

        Turut hadir dalam menyambut kehadiran Pangdam V/Brawijaya beserta rombongan di Makodim 0804/Magetan, Bupati Magetan Drs H Sumantri MM, Kapolres Mgt AKP Johanson Simamora SIk. Ketua DPRD Kab. Magetan Joko Suyono, Sos, Dandim 0804/Magetan diwakili oleh Kasdim Mayor Inf Edy Suyono dan seluruh Pa Staf beserta Danramil jajaran Kodim 0804/Magetan beserta Ibu.

        Sedangkan ketika mengunjungi Kodim 0802/Ponorogo Pangdam dan rombongan disambut Bupati Ponorogo Drs H. Ipong Muchlissoni, Ketua DPRD Kab. Ponorogo Bpk H. Ali Mufthi, S.Ag, Kapolres Ponorogo AKBP Ricky Purnama, SIK.MH, Ketua Pengadilan Negeri Kab. Ponorogo Sriwati, SH. M.Hum, Kepala Kejaksaan Negeri Kab. Ponorogo diwakili oleh Kasi Datun Bpk. Dody, Dandim 0802/Ponorogo diwakili oleh Kasdim Mayor Inf Edy Maryono dan seluruh Pa Staf beserta Danramil jajaran Kodim 0802/Ponorogo beserta Ibu. (arf)



KABARPROGRESIF.COM : (Bangkalan) Upaya khusus (UPSUS) Swasembada pangan di Kota Surabaya terus digiatkan oleh Kodim Kodim 0829/Bangkalan beserta jajarannya.

Seperti yang dilakukan anggota Koramil 07/Labang jajaran Kodim 0829/Bangkalan Sertu. TP Santoso melaksanakan pendampingan petani dalam kegiatan panen padi di lahan sawah milik Bapak Madeni (51) luas lahan 1 Ha di Kelurahan Labang Kecamatan Labang, Kabupaten Bangkalan. Selasa 5 April 2016

Menurut Komandan Koramil (Danramil) 07/Labang Kapten Inf M. Sahri, mengatakan mangatakan “upaya mewujudkan swasembada di Bangkalan dengan pendampingan Babinsa pada petani, mulai dari pengolahan lahan, masa tanam, perawatan, pemupukan, pengairan sampai dengan panen maka pada sekarang ini dapat menghasilkan padi yang cukup baik walaupun ada kendala disana sini tetapi dengan kesabaran semua dapat diatasi,” katanya.

Setelah panen ini, Kapten Inf M. Sahri, mengatakan menekankan pada Babinsa agar senantiasa mengajak kepada petani supaya segera melaksanakan pengolahan tanah untuk masa tanam berikutnya. Sehingga diharapkan tidak terlalu lama sawah dapat ditanami kembali.

“Diharapkan petani juga bisa ikut mensukseskan program swasembada pangan pemerintah,” pungkasnya. (arf)



KABARPROGRESIF.COM : (Bangkalan) Ketua Persit Kartika Candra Kirana Ny. Dewi Nur Cahya Denny Herman beserta Ibu Pengurus Koorcab Rem 084/Bhaskara Jaya PD V/Brawijaya, melaksanakan Kunjungan Kerja Tatap Muka Dengan Anggota Persit Kartika Candra Kirana Cabang XLVIII DIM 0829/Bangkalan, Selasa 5 April 2016

Ketua Persit Kartika Candra Kirana beserta Ibu Pengurus Koorcab Rem 084/BJ PD V/Brw (Ny. Dewi Nur Cahya Denny Herman) setibanya di Makodim 0829/Bangkalan, disambut oleh  Ketua dan Pengurus Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XLVIII Kodim 0829 serta Siswa-siswi Tk Yayasan Kartika Chandra Kirana, dilanjutkan ke Ruang Transit.

Dalam sambutannya Ketua Persit Kartika Candra Kirana beserta Ibu Pengurus Koorcab Rem 084/BJ PD V/Brw, Ny. Dewi Nur Cahya Denny Herman  mengatakan dan mengharapkan agar selalu mensyukuiri sebagai istri Prajurit dimanapun bertugas, dalam mendukung dalam pelaksanaan tugas suami dan senantiasa menyayangi suami seperti perhatikan gizi, pelayanan yang baik, selalu berkomunikasi dan terus terang setiap ada permasalahan dalam keluarga.

Selain itu ada beberapa hal diantaranya mengingatkan kepada segenap ibu-ibu Persit Kodim 0829/Bangkalan yang hadir agar tidak mudah tergiur dengan investasi atau bisnis yang instan cepat kaya atau arisan-arisan yang tidak jelas, kita harus selektif cari investasi yang benar-benar dapat dipercaya.

Lebih lanjut Ibu Ny. Dewi Nur Cahya Denny Herman  menyampaikan bahwa saat ini peredaran Narkoba lagi marak sehingga Ibu-ibu Persit harus waspada dan hati-hati jangan karena kesenangan sesaat, terlalu banyak komplain atau banyak keinginan sampai mengambil jalan pintas dengan jadi pemakai atau pengedar Narkoba akan tetapi sesuaikan semua keinginan dengan kemampuan yang ada.

Setelah pengarahan dilanjukan kegiatan photo bersama, dan melaksanakan kegiatan anjang sana atau silaturohkim kerumah Ny Ny Farida Rustamaji istri dari Serma Rustamaji Anggota Unit Intel Dim 0829/Bangkalan yang menderita sakit CKD (Chronic Kidney Disease) proses kerusakan pada ginjal di Kampung Bergen Desa Socah Kecamatan Socah Kabupaten Bangkalan. (arf)



KABARPROGRESIF.COM : (Bojonegoro) Terkait tuntutan pemenuhan stok cadangan gabah dan beras Nasional, Dandim 0813 Bojonegoro, Letkol Kav Donova Pri Pamungkas menghadiri sekaligus menjadi presenter dalam Rapat Koordinasi Pelaksanaan Penyerapan Gabah Petani (Sergap) di Gedung A.H. Nasution, Mabesad, Jakarta.

Dalam Rapat Koordinasi tersebut Dandim 0813 Bojonegoro mendapatkan kepercayaan dari Kasad untuk melaksanakan presentasi dihadapan para Dandim Sentra Padi dan Kadistan Prop/Kab/Kota se - Indonesia, tentang Metode Praktek Langsung Sergap di Sawah.

Kepercayaan tersebut terkait dengan keberhasilan Kodim 0813 Bojonegoro dimana dalam waktu 1 hari, yaitu pada hari Sabtu, 2 April 2016 yang lalu mampu mendongkrak serapan gabah petani yang diserap oleh Bulog Subdivre III Bojonegoro secara signifikan yaitu sebanyak 4.074 ton Gabah Kering Panen (GKP) dan 1.500 ton beras medium (sistem kontrak antara Mitra Kerja Pengadaan/MKP dengan Bulog).

"Yang menjadi kunci utama keberhasilan ini adalah segenap Jajaran Kodim 0813 Bojonegoro mampu memutus jalur transaksi pihak ketiga, yaitu antara tengkulak dan petani" terang Dandim 0813 Bojonegoro, kepada awak media Bojonegoro, Senin (4/04).

Selain itu, masih menurut Dandim, juga karena Bulog Sub Divre III Bojonegoro cepat turun ke Desa-Desa yang sedang panen padi. Sehingga Bulog dapat membeli (Menyerap) Gabah Kering Panen (GKP) petani tersebut dalam jumlah yang besar.

"Saya berharap momentum Sergap ini terus dipertahankan mengingat bahwa stok cadangan gabah/beras Nasional yaitu sebanyak 4 juta ton harus tercapai pada tanggal 31 Mei 2016" demikian ditegaskan oleh Letkol Kav Donova.

Hadir dalam Rapat Koordinasi Pelaksanaan Penyerapan Gabah Petani (Sergap) 117 orang Dandim Sentra Padi dan 128 orang Kadistan Prop/Kab/Kota se-Indonesia.(arf).



KABARPROGRESIF.COM : (Tuban) Demi mendukung kesuksesan Desa Medalem mewakili Kecamatan Senori dalam Lomba Desa Tingkat Kabupaten Tuban, Anggota Koramil 0811/17 Senori bersama Muspika, Perangkat Desa dan masyarakatmelaksanakan kegiatan
Karya Bakti pembersihan jalan dan saluran air, Selasa (5/4) pagi.

Menurut Kapten Inf Priwahyudi selaku Pjs. Danramil Senori, selain dalam rangka membantu kesiapan Desa Medalem mengikuti Lomba Desa Tingkat Kabupaten, kegiatan ini merupakan agenda rutin Koramil Senori yang bertujuan untuk meningkatkan kemanunggalan TNI dengan rakyat, dan juga merupakan wujud kedekatan TNI (Koramil) dengan masyarakat dan berharap kedekatan itu bisa dikembangkan dalam hal yang positif di segala bidang. "Sinergitas Koramil Senori bersama masyarakat tersebut, sebagai upaya untuk meningkatkan kemajuan desa," kata Danramil.

Sementara itu Camat Senori Bapak Eko Yulianto yang terjun langsung di lokasi memantau warganya dalam kegiatan tersebut memberikan apresiasi. "Terima kasih atas partisipasi Koramil Senori karena turut bergabung membantu kesiapan Desa Medalem mewakili Kecamatan Senori dalam mengikuti Lomba Desa Tingkat Kabupaten, semoga kegiatan ini dapat membawa hasil yang terbaik, serta dapat menumbuhkan inisiatif daninovatif bagi warga untuk bergotong-royong," kata Camat Senori.(arf).



KABARPROGRESIF.COM : (Kediri) Selama satu Minggu, Kodim 0809/Kediri bersama Dinas Pertanian (Disperta)  Kabupaten Kediri dan Bulog sub drive V Kediri, mengadakan pembinaan dan pelatihan serapan gabah petani, yang diikuti oleh Babinsa dari 20 Koramil. Sejak senin kemarin, Kabulog sub drive V Kediri dan Danramil setempat, berkeliling di beberapa tempat pengeringan gabah, untuk mengambil sampel serapan gabah petani, Selasa (05/04/2016).

Sampel tersebut diambil secara "random sampling", seperti yang sudah dilakukan sebelumnya, di Kecamatan Pagu dengan didampingi oleh Danramil Pagu Kapten Chb Mulyono, di Kecamatan Pare didampingi oleh Danramil Pare Kapten Arh Ajir. Hari ini giliran Kecamatan Ngadiluwih untuk diambil sampel dari nilai potensial serapan gabah petani, sesuai dengan hasil produksi gabah dalam satu desa.

Danramil Ngadiluwih, Kapten Inf Supriyadi bersama Kabulog sub drive V Kediri, Wahyu Sutanto, mengunjungi salah satu tempat pengeringan gabah dari Ketua Gapoktan "Seger Waras" Desa Ngadiluwih, Mustakim. Selain mengecek nilai rendem gabah, kunjungan tersebut juga sekaligus untuk sarana komunikasi secara langsung dengan petani setempat.

Staf Bulog sub drive V, Retno Setyoningrum dan Irwan Mahmudin, juga diajak komunikasi bersama Kapten Inf Supriyadi, untuk "sharing" nilai jual beli gabah saat ini. Usai mengambil sampel di Desa Ngadiluwih, Kabulog sub drive V Kediri, melanjutkan perjalanan terakhirnya ke Kecamatan Grogol, disana nantinya akan didampingi langsung Kapten Inf Senen.(arf).



KABARPROGRESIF.COM : (Kediri) Peningkatan produksi jagung di Kabupaten Kediri, perlahan tapi pasti, sudah menunjukkan hasil, baik berdasarkan angka statistik maupun kondisi riil di lapangan. Termasuk salah satunya yang ada di Desa Watugede Kecamatan Puncu, dilakukan panen raya jagung varietas bisi 18, di atas lahan seluas 8,2 hektar, Selasa (05/04/2016).

Dari jumlah keseluruhan lahan pertanian seluas 147 hektar yang ada di Desa Watugede, 24,4 hektar diantaranya ditanami jagung. Panen raya jagung ini, merupakan pengembangan kemitraan usaha tani antara Gapoktan "Sido Rukun" dengan  Koperasi "Joyo Subur" melalui pinjaman lunak kepada petani.

Danramil Puncu Kediri, Kapten Inf M.Walifatma, Camat Puncu, Sumarlan, Mantri Pertanian Puncu, Edy Suratman, dan PPL Pertanian Desa Watugede Rusmanto, ikut ambil bagian panen raya tersebut, bersama para petani Desa Watugede. Dari keterangan Nurkholis, selaku Ketua Gapoktan Sido Rukun, hasil panen jagung saat ini lebih baik ketimbang sebelumnya, bahkan relatif cukup meningkat berdasarkan nilai rupiah yang didapat dari para petani.

Kapten Inf M.Walifatma, meminta agar seluruh petani turut andil dalam program pertanian yang telah dicanangkan Pemerintah Pusat, melalui Upaya Kusus (upsus) untuk pencapaian swasembada pangan. Khususnya masih adanya lahan sekitar 14 hektar yang ditanami rumput gajah dan sekitar 38 hektar yang ditanami ketela pohon, agar dialihkan menjadi tanaman padi ,jagung atau kedelai.(arf)



KABARPROGRESIF.COM : (Lamongan) Danramil 0812/11 Kedungpring, bersama rombongan Tim “Sergap” dari KUPT Pertanian, PPL Kec Kedungpring dan Bulog Lamongan melakukan pengawalan langsung turun ke sawah transaksi penyerapan gabah oleh Bulog Lamongan ditingkat produsen gabah dibeberapa wilayah sentra produksi padi Kabupaten Lamongan.

Pembelian langsung gabah petani oleh Bulog Lamongan tersebut, dilakukan di Desa Majenang, Kecamatan Kedungpring, hari Selasa (6-4-2016) milik Bapak Bambang Saputro dengan lahan kurang lebih 2 ha, menghasilkan gabah sekitar 12 ton. Hal itu dilakukan agar harga pasar gabah ditingkat petani laku sesuai harapan. Sehingga para petani dapat merasakan kesejahteraan dari hasil jerih payahnya.

Sedangkan dari Kepala Bulog Babat Lamongan Bapak Budi, Bulog akan membeli langsung hasil gabah petani hanya di beli 1 ton seharga Rp.3700,-/kg sedangkan yang 11 ton tidak dibeli dikarnakan keadaanya masih basah dengan kadar air nya sampai 30, banyak yang masih hijau dan masih banyak kotorannya. Dari kondisi gabah itulah pihak dari Bulog Babat tidak mau mengambil yang sisa Gabah sebanyak 11 ton tersebut.

Sementara itu, Dandim 0812 Lamongan memerintahkan, agar Danramil dan Babinsa Jajaran Kodim 0812 Lamongan menjaga agar tidak ada pihak ketiga (Tengkulak) yang masuk ke petani, yang hasil panennya sudah dibeli oleh Bulog Lamongan.“Diminta para pendamping petani di Desa-Desa, agar menginformasikan rencana panen padi diwilayahnya, sehingga bisa dibeli oleh Bulog Lamongan” ujarnya menghimbau.

Dengan kerjasama yang saling bahu-membahu dalam rangka percepatan penyerapan beras dan gabah petani tersebut, diharapkan Swasembada Pangan Nasional yang diprogramkan Pemerintah Republik Indonesia segera terwujud. (arf).



KABARPROGRESIF.COM : (Kediri) Sawah dan irigasi adalah dua hal yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan masyarakat para petani, maka dari itu peran serta Bidang Pembangunan dan Pemeliharaan Irigasi non permanen sangatlah dibutuhkan oleh daerah. Pembangunan sarana dan prasarana pengairan mulai dari saluran-saluran irigasi hingga mengalir ke areal pertanian, akan menambah debit air yang melimpah ke petak-petak sawah petani.

Dalam mengatasi hal itu Koramil 0809/15 Kandangan bergotongroyong bersama masyarakat, pada Rabu (06/04/2016), membangun irigasi non permanen sepanjang 110 meter di Desa Kandangan Kecamatan Kandangan Kabupaten Kediri. Irigasi tersebut diharapkan mampu mendukung pasokan air sekitar 32 hektar lahan pertanian yang ada dialirinya.

Secara bergiliran, 4 orang anggota Koramil Kandangan diturunkan tiap hari Selasa , Rabu dan Kamis secara rutin untuk membantu pembangunan jaringan irigasi tersier non permanen hingga selesai. Diperkirakan dalam seminggu kedepan jaringan irigasi non permanen ini akan tuntas serta dapat menampung air hujan, sebagai pasokan utama lahan pertanian yang ada disekitarnya.

Dari lahan seluas 32 hektar tersebut, tanaman jagung mendominasi, sedangkan sebagian lagi ditanami tanaman lombok, tomat dan tebu, dan sekitar 4 hektar ditanami padi. Pembangunan saluran irigasi non permanen tersebut, juga dikoordinir secara langsung oleh Gapoktan “Sugih Pangan”, yang diketuai Bapak Suyatno, dan tiap hari (kecuali hari minggu) terus melakukan pembangunan saluran irigasi tersebut hingga selesai. (arf).

Selasa, 05 April 2016

walikota surabaya


KABARPROGRESIF.COM : (Surabaya) Gelaran tahunan, Surabaya Great Expo (SGE) datang lagi. Event SGE 2016 yang merupakan gelaran ketujuh, akan digelar pada 18-22 Mei 2016 mendatang di Grand City dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-723. Nah, sebelum pameran industri, perdagangan, pariwisata, perbankan dan produk unggulan UKM ini dimulai, pada Selasa (5/4) kemarin digelar gathering Surabaya Great Expo 2016 di Balai Kota Surabaya. 

Hadir dalam gathering SGE tersebut, konsulat jenderal Jepang dan konsulat jenderal Tiongkok di Surabaya, perwakilan BUMN, beberapa peserta SGE 2016 dari berbagai provinsi, kabupaten/kota di Indonesia, para pengrajin batik dan juga pelaku usaha kecil menengah dan industri kreatif.

Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini dalam sambutannya mengatakan, event SGE yang ketujuh tahun ini akan lebih spesial dibanding gelaran SGE sebelum-sebelumnya. Ini karena agenda SGE 2016 berdekatan dengan hajatan internasional yang digelar di Surabaya, yakni Prepcom III for UN Habitat pada akhir Juli 2016. Estimasinya akan ada 3000-an tamu dari 193 negara yang hadir di Surabaya untuk menjadi bagian dari kegiatan Prepcom III for UN Habitat yang fokus membahas isu-isu lingkungan dan permukiman ini. Karenanya, SGE 2016 juga akan dilihat oleh lebih banyak pasang mata. Tidak hanya dari dalam negeri, tetapi juga masyarakat global.

“Surabaya Great Expo tahun ini akan lebih spesial. Sebab, acara ini juga akan dilihat oleh panitia yang menyelenggarakan Prepcom III UN Habitat. Nantinya sebelum Prepcom III UN Habitat dimulai, beliau-beliau dari PBB akan berkantor di Surabaya. Jadi akan ikut melihat acara ini,” jelas wali kota.

Wali kota bergelar Doktor Honoris Causa dari Institut Teknologi 10 November (ITS) Surabaya dalam bidang manajemen pembangunan kota ini mengapresiasi beberapa provinsi dan kabupaten/kota yang ikut berpartisipasi dalam SGE 2016. Selain bisa mempererat kerja sama antar kota, momen SGE 2016 juga menjadi kesempatan besar untuk mengenalkan potensi yang ada di masing-masing kota/kabupaten. Wali kota Tri Rismaharini juga menyebut, Pemkot Surabaya akan berpartisipasi dalam kegiatan serupa yang akan digelar di beberapa kabupaten/kota.

“Ini bukan sekadar pameran tetapi lebih kepada menangkap peluang untuk mengenalkan potensi kota. Mudah-mudahan apa yang kita lakukan ini bisa membangkitkan perekonomian kita,” sambung wali kota.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagn) Kota Surabaya, Widodo Suryantoro mengatakan, untuk SGE tahun ini, ada tujuh provinsi/kabupaten/kota yang ikut berpartisipasi. Yakni Pemprov Kalimantan Barat, Pemkot Aceh Utara, Pemkab Sragen, Pemkot Palu, Pemkot Banjarmasin, Pemkot Bogor dan Pemkab Jombang. Menurutnya, hingga kemarin, peserta SGE 2016 sudah mencapai 70 persen. Dari 200 stan yang disediakan, sudah terisi 140 stan. “Kami optimistis, pada hari H nanti, semua stan yang tersedia akan terisi,” ujar Widodo.

Pemkot Surabaya, sambung Widodo, juga menfasilitasi pelaku UKM yang merupakan warga terdampak penutupan lokalisasi di Surabaya untuk berpartisipasi dalam SGE 2016. Pemkot menyiapkan khusus satu blok untuk warga terdampak yang bersedia. “Kami siapkan satu blok untuk warga terdampak. Mereka akan memamerkan produk-produk seperti batik, handycraft dan juga makanan,” sambun mantan Kabag Perekonomian Pemkot Surabaya ini.

Untuk tahun lalu, selama lima hari pelaksanaan, transaksi yang terjadi selama SGE mencapai 5 miliar rupiah. (arf)

72 advokat


KABARPROGRESIF.COM : (Surabaya) Sebanyak 72 Advokat yang tergabung dari Organisasi Peradi Sidoarjo dan Jatim Serta KAI Surabaya terlihat menggeruduk ruang sidang candra, Selasa (5/4).

Kedatangan mereka bukan untuk demo ataupun melakukan penyumpahan advokat, tapi untuk membela  dua rekan sejawatnya yang tersandung perkara pidana, yakni Sutardjo dan Sudarmono.

Namun, ke 72 Advokat tersebut urung beracara,  lantaran Jaksa Rahmat Hary Basuki dari Kejati Jatim tak membawa ke dua terdakwa yang ditahan di Rutan Medaeng.

Kendati demikian, Majelis Hakim yang diketuai Jihad Arkhaudin pun tetap membuka persidangan ini, dan mengecek surat kuasa ke 72 Advokat tersebut.

"Kalau begitu, sidang dilanjutkan satu minggu dan jaksa diperentahkan untuk membawa ke dua terdakwa,"ucap Hakim Jihad sambil memukulkan palu ke meja hijaunya sebagai pertanda persidangan ini berakhir.

Usai persidangan, Juli Edi Muryadi selaku jubir ke 71 Advokat  ini mengatakan akan mengajukan peralihan penahanan. Namun dikarenakan kurangnya tanda tangan penjamin, surat permohonan peralihan penangguhan dari tahanan negara ke tahanan kota tersebut akan diajukan pada persidangan mendatang.

"Kalau dari Peradi Sidoarjo dan Peradi Korwil Jatim ada Sekitar 23 Orang yang mendampingi, sedangkan lainnya dari simpatisan, baik perorangan maupun dari organisasi advokat lainnya seperti KAI, yang ikut perduli memperjuangkan nasib sejawat kami,"terang Juli.

Juli menilai, pidana yang dialami Advokat Sutarjo dan Sudarmono semestinya tidak harus terjadi. Keduanya tidak bisa dipidana karena  sedang melaksanakan  pekerjaannya demi kepentingan kliennya.

"Ini murni kriminalisasi terhadap Advokat, tentunya akan menjadi preseden buruk terhadap hak-hak Imunitas seorang Advokat dalam menjalankan tugasnya,"terang Juli.

Sementara, Ketua KAI Surabaya, Risal Haliman mengutarakan hal yang sama. Meski beda organisasi dengan kedua terdakwa, tapi tak menyurutkan niatnya untuk membela rekan sejawatnya. "Jangan lihat organisasi nya, tapi lebih mengarah kepada profesi, jangan sampai profesi advokat dilecehkan dengan upaya kriminalisasi yang dialami Sutarjo dan Sudarmono,"pungkasnya.

Sedangkan Ketua Tim Advokat Terdakwa Sutarjo dan Sudarmono,  Andrew Ermawan meminta agar nantinya majelis hakim mengabulkan permohonan penangguhan penahanan kedua terdakwa. "Selain istri terdakwa, ada 80 Advokat sebagai penjaminnya,"terang Andrew.

Seperti diketahui, Sutarjo dan Sudarmono ditetapkan sebagai tersangka Polda Jatim atas kasus fitnah berdasarkan laporan notaris Mashudi. Mashudi merasa tak terima karena Sutarjo dan Sudarmono telah melaporkannya ke Majelis Pengawas Daerah Notaris Gresik atas pelanggaran kode etik notaris terkait jual beli tanah.

Penetapan tersangka itu sempat dilawan, keduanya pernah mengajukan permohonan praperadilan di PN Surabaya, Namun hakim menyatakan penetapan tersangka telah prosedur.

Ditolaknya permohonan praperadilan itu berdampak buruk bagi kedua terdakwa, Sehari setelah permohonannya ditolak, keduanya langsung ditahan oleh Penyidik Polda Jatim. (Komang)

sd muhammadiyah 4 pucang


KABARPROGRESIF.COM: (Surabaya) Sekolah Dasar Muhammadiyah 4 Pucang Surabaya mendapat kesempatan untuk berlaga dalam lomba Robotika tingkat dunia yang diselenggarakan di Negara Jerman pada Bulan Juni hingga Juli mendatang.

Kesempatan tersebut diraih oleh SD .Muhammadiyah 5 Pucang setelah sukses dalam mengikuti Kompetisi Robo Cup open Singapura.

" SD. Muhammadiyah 4 meraih juara 1 Robo Cup di Singapura." kata Hendik Setyawan penanggung jawab Robotika di sela acara.Selasa ( 5/4 ) Surabaya.

Prestasi yang diwujudkan oleh Siswa - Siswa kelas VI SD.Muhammadiyah 4 Pucang tersebut tak lepas dari peran anak didiknya yang telah berani tampil di tingkat Asia.

" Predikat juara 1 dalam kategori Rescue Prima diberikan oleh ke tiga siswanya yakni,Firman Fathoni (6B), Alwansyah Muhammad ( 6 B ) dan Gatra Reyhansyah ( 6 B ) ."  jelas  Hendik.

Di ajang kompetisi Robo cup di Singapura di ikuti sebanyak 16 negara diantara dari China, Korea Selatan, Singapura, Indonesia, Thailand, Malaysia serta negara - negara lain.Namun,Indonesia yang merupakan terbaik dalam ajang kompetisi tersebut.

" Indonesia yang menjadi juara 1 akan mewakili tingkat Asia untuk tampil ke tingkat Dunia." terang Hendik.

Hendik menambahkan,dalam waktu dekat ini siswanya akan berhak mengikuti kompetisi Robo Cup di ketingkat dunia.

" SD.Muhammadiyah 4 Pucang surabaya akan mewakili kompetisi Robo Cup kelas yunior di tingkat dunia,yang akan diselenggarakan di Leipzig negara jerman pada Bulan Juni hingga Juli." jelasnya.

Hendik berharap dalam kompetisi tingkat dunia ajang lomba Robo Cup akan menjadi kesuksesan bagi SD.Muhammadiyah 5 Pucang untuk meraih yang terbaik.

" Target di jerman nanti menjadi yang terbaik  buat anak- anak." pintahnya. (Dji)

Narkoba

Koperasi & UMKM

Terus Kobarkan Semangat Perjuangan Arek-arek Suroboyo 10 Nopember 1945 untuk memberantas Korupsi, Terorisme dan Penyalahgunaan Narkoba

Translate

Hukum

Metropolis

Nasional

Pidato Bung Tomo


Hankam

Popular Posts

Blog Archive