Rabu, 03 Agustus 2016



KABARPROGRESIF.COM : (Jakarta Barat) Sertu Sapran Hasibuan dari Kodim 0503/JB, sehari-hari bertugas sebagai Bintara Pembina Desa (Babinsa) di Kelurahan Cengkareng Timur, tadi malam memimpin para jamaah menyanyikan Lagu Indonesia Raya pada peringatan maulid akbar Nabi Muhammad SAW di lapangan bola RT 11 RW 012 Kelurahan Kapuk Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat, Sabtu (30/7/16).

Sedikitnya 600 jamaah yang terdiri dari bapak-bapak, ibu-ibu dan remaja terlihat bersemangat menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia itu.

Selain Sertu Hasibuan, masih ada anggota TNI yang turut mengisi acara pada peringatan tersebut, dialah Serka Haji Ma'sum dari Bintal Mako Kopassus yang bertindak sebagai Qori, pembaca ayat suci Al Qur'an.

Keterlibatan dua prajurit TNI ini ternyata memang sudah disiapkan  panitia dan ini menunjukan wujud nyata dari kemanunggalan TNI Rakyat.

Mengusung tema MARI KITA JADIKAN ROSULULLOH SAW SEBAGAI SURITAULADAN DALAM BERDAKWAH  BERBANGSA DAN BERNEGARA, peringatan ini berlangsung hidmat dan aman.

Ketua panitia, Ust. Sukimin dari Jami'iyah Al-Baqiyatusshah As-Syarifiyah dalam sambutannya mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang berpartisipasi baik berupa tenaga, materil maupun spirituil.

Semantara tausiyah disampaikan oleh KH. Ziman Hanifun Nusuk yang mengupas latar belakang sejarah dibalik peringatan maulid Nabi Muhammad yang setiap tahun diperingati oleh lapisan ummat Islam di Indonesia.

Menurutnya, berawal setelah bertahun-tahun wafatnya Rasulullah SAW,  perjuangan Islam mengalami kemerostan bahkan hampir punah, disana sini, banyak kaum muslimin yang hanya mementingkan kepentingan pribadi belaka. Maka ada salah seorang pejuang Islam yang mempunyai gagasan untuk mengadakan peringatan maulid (kelahiran) Nabi Muhammad SAW, dan dalam peringatan waktu itu diceritakan betapa pedihnya perjuangan Rasulullah SAW dalam menyebarkan Agama Islam.  Peringatan

dengan tujuan membakar semangat para pemuda waktu itu agar bisa bangkit kembali untuk memperjuangkan agama Allah sebagaimana yang telah dilaksanakan oleh Rasulullah SAW semasa hidup ternyata berhasil, dan setelah diadakan peringtan tersebut perjuangan ummat Islam menjadi semangat kembali sampai pada zaman sekarang ini. Adapun nama orang yang merintis peringatan tersebut bernama Shalahuddin Al-Ayyubiy atau yang lebih dikenal dengan nama Shaladin.

KH. Ziman  juga mengungkapkan rahasia apa yang ada dengan terutusnya Nabi Muhammad SAW

sebagaimana firman Allah dalam Al-Qur’an surat Al-Anbiya’ ayat 107 dengan kesimpulan bahwa terutusnya Nabi Muhammad SAW adalah merupakan rahmat bagi seluruh alam untuk menanamkan rasa kasih sayang. (andre)



KABARPROGRESIF.COM  : (Jakarta Barat) Disela kesibukan kesiapan pengamanan KTT Word Islamic Econimic Forum (WIEF) ke-12 yang berlangsung 2 hingga 4 Agustus mendatang, jajaran Koramil 04/Cengkareng Kodim 0503/JB Korem 052/Wkr, yang tergabung dalam Satuan Tugas Pengamanan Wilayah (Satgaspamwil) KTT WIEF, menggelar Shalat Dzuhur berjamaah di Mushola Al Ikhlas, Koramil 04/Cengkareng, Jakarta Barat, Minggu (31/7/16).

Shalat Dzuhur berjamaah diikuti oleh 40 anggota Babinsa dan  anggota Mitra Jaya 04/Cengkareng serta masyarakat sekitar Koramil, dilanjutkan dengan pembacaan Surat Yasin dan do’a bersama dipimpin oleh Ustad Mustafa Toha, salah satu tokoh agama di Cengkareng. Anggota Satgaspamwil dan masyarakat terlihat khusu’ mengaminkan do’a yang dibacakan Ustad Mustofa bagi kelancaran dan kesuksesan penyelanggaraan KTT WIEF yang akan berlangsung di Jakarta Convencention Center (JCC) Jakarta Pusat.

Do’a yang dipanjatkan para prajurit dan masyarakat ini merupakan penegasan bahwa yang mengatur segalanya di dunia ini adalah Allah SWT. Ini suatu bentuk keyakinan yang perlu senantiasa ditingkatkan dalam hati orang beriman, sehingga akan melahirkan kepercayaan diri yang tinggi, tidak mudah putus asa, dan selalu optimis dalam melaksanakan setiap tugas yang diamanatkan, termasuk tugas sebagai Satgaspamwil KTT WIEF.

Danramil 04/Cengkareng Kapten Infanteri Ober Purba yang menggagas acara tersebut mengatakan, kegiatan yang dilaksanakan merupakan wujud kesiapan Koramil dan jajarannya dalam mendukung pengamanan dan mensukseskan pelaksanaan KTT WIEF. Menurutnya,  jajaran Koramil 04/Cengkareng siap melaksanakan tugas dalam pengamanan wilayah untuk para tamu negara peserta KTT beserta rombongan maupun keluarganya. (andre)

Hadiri KTT 12th WORLD ISLAMIC ECONOMIC FORUM (WIEF) di JCC



KABARPROGRESIF.COM : (Jakarta) Presiden Republik Guinea H.E Alpha Conde beserta rombongan delegasi jumlah 8 orang Tiba di Bandara Soekarno Hatta dalam keadaan aman, Via VIP Room Terminal 1 BSH dengan Pesawat Singapore Airlines SQ-952 dalam rangka menghadiri KTT 12th WORLD ISLAMIC ECONOMIC FORUM (WIEF) di JCC (Jakarta Convention Centre). Minggu (31/7).

Presiden Republik Guinea H.E Alpha Conde meninggalkan VIP Room Terminal 1 BSH selanjutnya berangkat menuju akomodasi hotel Mulia Senayan Jakpus.

Pejabat yang hadir menyambut Menteri PPN/Kepala Bappenas Bpk Bambang Brodjonegoro, Dubes RI Untuk Sinegal, dan Sekjen Kementerian Pertanian RI. (andre)

Selasa, 02 Agustus 2016



KABARPROGRESIF.COM : (Surabaya) Lidah memang tak bertulang, bila tak hati-hati maka penjara pun akan  menantinya. Hal ini terjadi pada Advokat David Abraham.

Lantaran telah menuding  Jusran Samba telah menyuap pejabat Kelurahan Embong Kaliasin terkait pengurusan lahan di Jalan Kayun, Surabaya, kini ulahnya itu berbuah pahit, Kursi pesakitan pun mulai dirasakannya.

Dijelaskan dalam surat dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Ali Prakoso, Kasus itu bermula saat terdakwa David menanyakan buku Letter C atas obyek tanah yang berlokasi di Jalan Kayun, Surabaya ke Kantor Kelurahan Embong Kaliasin, Jalan Embong Sawo, Surabaya pada November 2013 silam. Atas hal itu, Reni sebagai Sekretaris Kelurahan lantas menelepon Jusran Samba dan terdakwa langsung menuding pihak kelurahan telah disuap oleh Jusran.

"Merasa difitnah, saksi korban pun melaporkan kasus ini ke Polisi,"terang Jaksa Ali di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Selasa (2/8).

Terpisah, Persidangan perkara ini masih terus bergulir di PN Surabaya, dengan agenda pembuktian. Pada persidangan yang digelar diruang garuda, Selasa (2/8)  Jaksa  Ali Prakoso menghadirkan saksi ahli tata bahasa dari dosen Universitas Negeri Surabaya (Unesa) yakni Andik Yulianto.

Dihadapan majelis hakim yang diketuai hakim Ferdinandus, Andik menjelaskan perbedaan antara fitnah dan memfitnah. Ia mengatakan, berdasarkan terminologi bahasa Indonesia untuk membedakan kata fitnah dan memfitnah itu ditinjau dari beberapa aspek. "Fitnah ialah apa yang diucapkan berbeda dengan kenyataanya dan memfitnah ia melakukan kegiatan untuk menjelekan seseorang," terang Andik.

Andik juga diminta menjelaskan pada kalimat 'kamu dibayar Jusran Samba dan tahu gak kalau Jusran itu dicari-cari polisi dan tidak tahu dimana keberadaannya'. Menurut Andik, ucapan itu bermakna suap dan dapat diartikan membayar sesuatu. "Entah berupa barang atau uang," katanya.

Sedangkan pada kalimat 'dicari-cari polisi' Andik mengartikan orang itu dicari-cari polisi. "Namun jika faktanya tidak seperti itu maka kalimat itu dapat diartikan sebagai fitnah," sambungnya.

Dalam kasus ini, terdakwa dijerat pasal 311 huruf A ayat 1 KUHP. Dengan pasal tersebut, terdakwa terancam mendekam dalam penjara selama 9 bulan.(Komang)



KABARPROGRESIF.COM : (Surabaya) Irwanto dan Samsul Anang, Dua terdakwa kasus perusakan rumah dinas (rumdis) Kajati Jatim dipastikan bakal mendekam di dalam penjara lebih lama lagi.

Pasalnya, dua anggota ormas Pemuda Pancasila (PP) Surabaya itu dituntut dua tahun penjara oleh Kejari Surabaya.

Surat tuntutan kedua terdakwa dibacakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Ali Prakoso dalam persidangan yang di pimpin hakim Harijanto di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Senin (2/8).

"Memohon agar majelis hakim menjatuhkan hukuman selama 2 tahun penjara kepada para terdakwa,"terang jaksa Ali saat membacakan surat tuntutannya.

Menurut jaksa, pertimbangan yang memberatkan dalam tuntutan tersebut dikarenakan perbuatan kedua terdakwa telah merusak fasilitas negara dan mengganggu ketertiban umum. Sementara hal yang meringankan adalah kedua terdakwa tidak pernah dihukum.

Mendengar dirinya dituntut dua tahun penjara, kedua terdakwa tampak bingung. Hakim Hariyanto pun menjelaskan bahwa dirinya dituntut dua tahun penjara karena telah merusak fasilitas negara.

"Kalian mengerti? Kalian dituntut pak jaksa dua tahun penjara. Bisa jadi nanti vonisnya dibawah dua tahun," jelas hakim Hariyanto kepada kedua terdakwa.

Atas tuntutan itu, kedua terdakwa mengaku akan mengajukan pledoi (pembelaan) pada persidangan selanjutnya.

"Kami akan ajukan pembelaan," ujar Amrullah, kuasa hukum kedua terdakwa.

Untuk diketahui,  kasus perusakan rumah dinas Kepala Kejati ini terjadi 18 Maret lalu. Saat itu, salah satu organisasi kepemudaaan di Surabaya tengah berdemo menolak penetapan tersangka La Nyalla Mattalitti oleh Kejati Jatim.

Dalam demo itu, kedua terdakwa yang merupakan anggota ormas kepemudaan itu sempat merusakan pagar rumah dinas Kepala Kejati Jatim. Atas hal itulah, polisi lantas melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap kedua terdakwa dalam waktu tak sampai 24 jam.(Komang)



KABARPROGRESIF.COM : (Situbondo) Komandan Pangkalan Utama TNI AL ( Lantamal ) V Surabaya, Brigjen TNI (Mar) Rudy Andi Hamzah, S.AP turut menyaksikan acara penyerahan Ranpur MLRS (Multi Launch Rocket System)  Kal.122 mm Vampire dari Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Ade Supandi, S.E., M.A.P kepada Dankormar Brigjen TNI (Mar) R.M. Trusono, di Karang Tekok, Situbondo, Selasa (2/8).

Sesaat sebelum acara penyerahan dimulai, para tamu undangan yang terdiri dari para Asisten KSAL, Dankormar, Dankobangdikal, Gubernur AAL, Danlantamal V, Danpuspenerbal, Danpasmar 1 dan 2, Kadisadal, Kadisenlekal, dan Kadislaikmatal. Sedangkan dari pemerintah daerah setempat, tampak hadir Bupati Situbondo H. Dadang Wigiarto, S.H., Kapolres Situbondo, juga Dandim 0823 Situbondo.

Usai pelaksanaan demonstrasi kegiatan pun berlanjut dengan penandatanganan berita acara serah terima ranpur MLRS, yang melibatkan tiga pejabat yakni Direktur Excalibur Army  Michael Melicarex, Dankormar Brigjen TNI (Mar) R.M. Trusono, serta Kadisadal Laksma TNI Prasetya Nugraha. Acara penandatanganan tersebut dilakukan langsung dihadapan KSAL.

Sementara dalam sambutannya, KSAL Laksamana TNI Ade Supandi, S.E.,M.A.P menyatakan bahwa pengadaan kendaraan peluncur roket ini pada dasarnya untuk memenuhi kebutuhan alutsista TNI AL, serta untuk menunjang tugas pokok Marinir sebagai salah satu bagian dari sistem senjata armada terpadu Angkatan Laut.

“ Gunakan material ini ( Ranpur MLRS) sesuai dengan fungsinya, serta rawat dan pelihara dengan baik “, pesan Ade-sapaan akrab jenderal bintang empat ini seraya menyerahkan replika MLRS Kal 122 mm Vampire kepada Dankormar sebagai simbol bahwa kendaraan tempur buatan Excalibur Army tersebut resmi diserahkan dari TNI AL kepada Korps Marinir.

Sebelum bertolak kembali menuju Surabaya, KSAL menyempatkan diri untuk mengecek kondisi Ranpur MLRS Kal 122 mm Vampire , serta menjawab pertanyaan para awak media dalam sebuah konferensi pers singkat. (arf)



KABARPROGRESIF.COM : (Jakarta) Menyikapi kepercayaan Internasional terhadap Indonesia, sekaligus sebagai kehormatan dan harga diri bangsa bahwa Indonesia mampu menjadi tuan rumah KTT World Islamic Economic Forum (WIEF) Tahun 2016, Pengamanan yang dilakukan tidak main-main. Selasa (02/08).

TNI Menerjunkan Prajurit dan Alutsista terbaiknya untuk KTT WIEF ke-12 tahun 2016 yang mengambil tema Desentralisasi Pertumbuhan, Memberdayakan Bisnis Masa Depan, dan visi untuk lebih mengeksplorasi dan mengembangkan peran penting dari kelompok Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di negara-negara seluruh dunia.

Ini dilakukan semata sebagai bentuk tanggung jawab tugas negara yang mempertaruhkan citra dan kehormatan bangsa, sehingga dalam pelaksanaannya sangat diperhatikan baik pengerahan personel, peralatan dan kemampuan yang maksimal.

Penampakan yang terjadi diarea GBK Senayan pagi ini begitu banyak alustsista yang disiagakan dari seluruh Pasukan Khusus Jajaran TNI baik TNI AD, TNI AL maupun TNI AU.

Tak segan-segan TNI menerjunkan Alutsista dan Prajurit terbaik dari Pasukan khusus seperti dari SAT-81 Gultor Kopassus, Denjaka dan Marinir dari TNI AD serta Denbravo dan Paskhas dari TNI AU. (andre)



KABARPROGRESIF.COM : (Surabaya) Wakil Komandan Pangkalan Utama TNI AL (Lantamal) V Surabaya, Kolonel Laut (P) Isbandi Andrianto, S.E., M.M. menerima kunjungan Inspektur Jenderal Angkatan Laut (Irjenal) Laksda TNI Tri Prasodjo, dalam rangka pelaksanaan rapat dengar pendapat dengan PT.Pertamina (persero) MOR V, di rupatama Gedung Yos Sudarso, Mako Lantamal V, Senin (2/8).

Dalam rapat dengar pendapat mengenai pembahasan pemanfaatan aset BMN di Daerah Basis Angkatan Laut (DBAL) Ujung, Surabaya ini, juga dihadiri oleh Irbin Itjenal Laksma TNI Ahmad Djamaludin, para Asisten Danlantamal V, Danpomal Lantamal V, Kadis/Kasatker jajaran Lantamal V, serta para perwira staf terkait lainnya.

Rapat dengar pendapat yang berlangsung dengan penuh keakraban antar dua institusi pemerintah tersebut, pada intinya membahas tentang kerjasama kedua belah pihak yang telah terjalin selama ini. Dimana dalam prosesnya, TNI AL membutuhkan eksistensi Pertamina dan sebaliknya Pertamina pun juga membutuhkan kehadiran TNI AL.

Disisi lain, Wadan Lantamal V Kolonel Laut (P) Isbandi Andrianto, S.E.,M.M. mengungkapkan jika selama ini TNI AL khususnya Lantamal V, telah menjalin kerjasama yang baik dengan PT.Pertamina (Persero) MOR V.

“ Dengan adanya rapat dengar pendapat ini, diharapkan kerjasama kedepannya akan terjalin lebih baik lagi mengingat adanya sifat saling membutuhkan antar kedua instansi “, pungkas pamen dengan tiga melati dipundak ini.

Usai pertemuan dengan Pertamina, Irjenal melanjutkan pengarahan dan pembekalan kepada seluruh Asisten Danlantamal dan para Kasatker dijajaran Lantamal V tentang paradigma baru Inspektorat Jenderal Angkatan Laut (Irjenal). Pertemuan tersebut  berlangsung terbuka dimana Irjenal membuka kran yang selebar-lebarnya untuk bertanya seputar fungsi pengawasan dan kontrol yang jadi domain Irjenal. (andre)



KABARPROGRESIF.COM : (Surabaya) Seperti yang disampaikan oleh Panglima Kodam Jaya Mayjen TNI Teddy Lhaksmana selaku Pangkoopspam KTT WIEF ke-12 2016 beberapa waktu lalu bahwa keamanan wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya akan ditingkatkan. Hal itu untuk menyambut penyelenggaraan Konferensi Tingkat Tinggi World Islamic Economic Forum yang diselenggarakan pada 2-4 Agustis 2016 di JCC Senayan. Selasa (02/08).

Berkaitan dengan hal tersebut Prajurit TNI menjaga ketat pelaksanaan KTT tersebut. Terlihat jelas di lapangan, Prajurit TNI yang berjaga membawa senjata lengkap laras panjang dan menjaga setiap pintu masuk ke wilayah Senayan.

Bahkan, setiap orang yang memasuki kawasan Senayan tak lepas dari pemeriksaan aparat TNI dan Polri, seperti yang terlihat di pintu masuk Parkir Timur Senayan.

Arus kendaraan yang akan melintasi kawasan Senayan, tepatnya di seberang Kantor TVRI dari Jalan Gatot Subroto sempat ditutup beberapa saat demi keamanan tamu Negara.

"Kita harus wujudkan rasa aman dan meningkatkan kewaspadaan. Sehingga tamu-tamu negara yang ada di sini merasa aman, dan merasa bahwa Indonesia ini aman," ujar Pangdam Jaya.

Walaupun bersiaga namun seluruh Prajurit yang bertugas tetap bersikap Humanis dan santun kepada masyarakat, sehingga tidak menimbulkan ketakutan berlebih bagi masyarakat. (andre)



KABARPROGRESIF.COM : (Surabaya) Setelah melewati beberapa kali sesi latihan, sedikitnya 1.750 prajurit, PNS dan Jalasenastri Pangkalan Utama TNI AL V (Lantamal V), secara kompak melaksanakan Senam Gemu Famire Massal dalam rangka HUT Jalasenastri ke-70 tahun 2016 yang tersambung Video Conference (Vicon), di lapangan Yos Sudarso , Mako Lantamal V, Senin (2/8).

Para prajurit, PNS, Kowal, dan juga para Kasatker dijajaran Lantamal V berbaur bersama dalam formasi barisan yang telah diatur sedemikian rupa, dan secara kompak melaksanakan senam Gemu Famire yang dipandu melalui video conference dari Dermaga Madura Koarmatim yang diikuti Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Ade Supandi, S.E.,M.A.P dan Ketua Umum Jalasenastri Ny. Endah Ade Supandi.

Sesaat sebelum senam dilaksanakan, seluruh peserta terlebih dahulu “bertatap muka “ dengan KSAL Laksamana TNI Ade Supandi, S.E.,M.A.P, dan Ketua Umum Jalasenastri, Ny. Endah Ade Supandi melalui video conference dari Dermaga Madura Ujung, Koarmatim. Dalam video conference tersebut, KSAL dan Ny. Endah Ade Supandi juga menyapa para peserta Senam Gemu Famire Massal lainnya, yang berada di satuan-satuan TNI AL dari daerah Sabang hingga Merauke.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, dalam rangka Hari Jadi Jalasenastri ke-70 yang diperingati pada tanggal 27 Agustus nanti, digelar senam Gemu Famire khas TNI Angkatan Laut yang diikuti oleh peserta dari anggota Jalasenastri, Kowal, Prajurit, dan PNS dari seluruh satuan TNI  AL dari Sabang sampai Merauke.

Ditempat terpisah, Komandan Lantamal V Brigjen TNI (Mar) Rudy Andi Hamzah, S.AP menyatakan jika personel Lantamal V telah mempersiapkan diri dengan maksimal untuk mendukung acara ini.

“Saya harap, seluruh personel tahu, dan terampil dalam memainkan gerakan senam Gemu Famire ini, selain itu, bila senam itu dimainkan secara ikhlas, maka saya meyakini akan berdampak pada kesehatan kita sendiri,” terangnya.

Lagu pada senam Gemu Famire ini merupakan lagu daerah yang berasal dari Flores Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dan dikemas sedemikian rupa menjadi musik Senam Gemu Famire versi TNI AL. “musik dan gerakannya mudah diikuti, serta mendorong kita untuk bergoyang, senang, murah meriah dan menyehatkan,” pungkasnya.  (arf)



KABARPROGRESIF.COM : (Jakarta) Seperti yang disampaikan oleh Panglima Kodam Jaya Mayjen TNI Teddy Lhaksmana selaku Pangkoopspam KTT WIEF ke-12 2016 beberapa waktu lalu bahwa keamanan wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya akan ditingkatkan. Hal itu untuk menyambut penyelenggaraan Konferensi Tingkat Tinggi World Islamic Economic Forum yang diselenggarakan pada 2-4 Agustis 2016 di JCC Senayan.

Berkaitan dengan hal tersebut Prajurit TNI menjaga ketat pelaksanaan KTT tersebut. Terlihat jelas di lapangan, Prajurit TNI yang berjaga membawa senjata lengkap laras panjang dan menjaga setiap pintu masuk ke wilayah Senayan.

Tidak mau kecolongan hingga menyebabkan korban dan kerugian hingga terganggunya KTT WIEF, Bahkan setiap orang yang memasuki kawasan Senayan tak lepas dari pemeriksaan aparat TNI dan Polri, seperti yang terlihat di pintu masuk Parkir Timur Senayan.

Arus kendaraan yang akan melintasi kawasan Senayan, tepatnya di seberang Kantor TVRI dari Jalan Gatot Subroto sempat ditutup beberapa saat demi keamanan tamu Negara.

"Kita harus wujudkan rasa aman dan meningkatkan kewaspadaan. Sehingga tamu-tamu negara yang ada di sini merasa aman, dan merasa bahwa Indonesia ini aman," ujar Pangdam Jaya.

Walaupun bersiaga namun seluruh Prajurit yang bertugas tetap bersikap Humanis dan santun kepada masyarakat, sehingga tidak menimbulkan ketakutan berlebih bagi masyarakat. (andre)



KABARPROGRESIF.COM : (Jakarta) Tugas pengamanan yang dilaksanakan dalam KTT WIEF ke-12 Tahun 2016 ini tak lekas menanggalkan semangat Prajurit Kodam Jaya untuk melaksanakan olahraga pagi.

“Kesehatan jasmani merupakan kondisi jasmani yang sangat mendasar dan hal itupun merupakan kesejahteraan yang hakiki." Berdasarkan hal tersebutlah, selepas Apel Pagi, para Prajurit Kodam Jaya dengan semangat melakukan Senam pagi di area GBK Senayan, Selasa (02/07).

Hal tersebut dilakukan semata agar Para Prajurit selalu tampil bugar karena kesehatan jasmani merupakan hal yang sangat mendasar dan hal itupun merupakan kesejahteraan yang hakiki selama aktif berdinas sebagai Prajurit.

Dengan sorak sorai Prajurit melaksanakan kegiatan ini tanpa sedikit pun terlihat lelah. Setiap gerakan dilaksanakan dengan senyuman dan kecerian dalam sebuah kebersamaan.

"Ini adalah sebuah bentuk kesejahteraan bagi Prajurit serta tanggung jawab seorang Prajurit untuk menjaga kebugaran walau dalam padatnya kegiatan," Tegas Waasops Kasdam Jaya Letkol Inf Mus Mulyadi selaku Asops Satgaspamwil KTT WIEF ke-12 2016. (andre)

Narkoba

Koperasi & UMKM

Terus Kobarkan Semangat Perjuangan Arek-arek Suroboyo 10 Nopember 1945 untuk memberantas Korupsi, Terorisme dan Penyalahgunaan Narkoba

Translate

Hukum

Metropolis

Nasional

Pidato Bung Tomo


Hankam

Popular Posts

Blog Archive