Jumat, 09 Maret 2018


KABARPROGRESIF.COM : (Surabaya) Dalam rapat anggota tahunan saat ini, Primkop Bhaskara Jaya berupaya untuk memenuhi target sesuai visi dan misinya. Selain peningkatkan mutu, Primkop Bhaskara juga berupaya penuh untuk terus meningkatkan pelayanan secara maksimal.

Hal itu, diungkapan oleh Kapten Inf Karmani dalam rapat anggota tahunan Primkop Bhaskara Jaya, Kamis, 8 Maret 2018. Menurutnya, dalam meningkatkan sisa hasil usaha (SHU), harus banyak aspek yang perlu dipelajari oleh masing-masing anggota koperasi di bawah naungannya.

“Semuanya sudah kita sampaikan, kita akan berupaya sebisa mungkin untuk meningkatkan peran koperasi di Satuan ini (Korem),” kata ketua Primkop Kartika Bhaskara Jaya ini.

Sementara itu, kata Karmani, penciptaan usaha dan kerjasama antar koperasi, dinilai sangat penting dalam memajukan Primkop yang berada di bawah kendalinya tersebut. “Ini yang terpenting, kalau ingin maju, bukan hanya segi SDM saja, tapi kerjasama antar koperasi juga penting,” ungkapnya.

Sementara itu, langkah tersebut, mendapat apresiasi tersendiri dari Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Surabaya. Novi Dirmanggala mengungkapkan, koperasi merupakan salah satu wadah yang dinilai sangat penting dalam meningkatkan ekonomi suatu anggota perusahaan, maupun instansi.

Kendati demikian, imbuh Novi, pendirian suatu koperasi, harus dilandaskan suatu peraturan yang sudah tertera, atau diberlakukan saat ini.

“Pendirian suatu koperasi, harus berlandaskan Peraturan Menteri tahun 2004,” terangnya. “Melalui itu, koperasi akan bisa menciptakan suatu usaha-usaha yang dinilai perlu ditingkatkan,” tambahnya.

Dalam rapat anggota tahunan Primkop Kartika Bhaskara Jaya saat ini, tak hanya dihadiri oleh Ketua Primkop dan Kepala Dinas Koperasi dan UMKM saja. Namun, terdaapt beberapa pihak lainnya yang turut serta mengikuti berlangsungnya rapat tahunan tersebut. (arf)


KABARPROGRESIF.COM : (Jakarta) Jakarta sebagai Ibu Kota, merupakan etalase dari Indonesia. Posisi ini mengharuskan Jakarta menunjukkan performa terbaiknya dalam setiap bidang, terlebih faktor keamanan dan pertahanan.
 
Menjaga Ibukota tentunya tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja, melainkan menjadi tanggungjawab bersama. Seperti sinergitas yang terjalin antara Kodam Jaya/Jayakarta dengan Polda Metro Jaya.

Hubungan yang sangat harmonis tersebut terjalin tidak hanya dipucuk pimpinan saja tetapi merata hingga prajurit yang bertugas dilapangan.

Pagi tadi keluarga besar Polda Metro Jaya yang dipimpin oleh Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Idham Aziz menggelar silaturahmi dengan keluarga besar Kodam Jaya yang dipimpin langsung oleh Panglima Kodam Jaya Mayjen TNI Jaswandi. Silaturrahmi ini digelar semata - mata bertujuan untuk terus menjalin sinergitas dan soliditas antar TNI-Polri.

Kapolda Metro Jaya Irjen Idham Azis mengatakan, selain ajang silaturahmi, acara sinergitas itu bertujuan untuk memberikan gambaran kepada masyarakat bahwa hubungan antara TNI dan Polri di area Ibukota Jakarta sangatlah solid.

Sudah seharusnya TNI dan Polri kompak berjalan beriringan dalam menjaga keamanan Ibu Kota untuk meyakinkan masyarakat Jakarta dan menjaga Jakarta agar selalu dalam keadaan aman, kondusif, dan terkendali.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolda Metro Jaya, Danrem 051/Wijayakarta beserta segenap keluarga besar Kodam Jaya dan Polda Metro Jaya. (rio)

Kamis, 08 Maret 2018


KABARPROGRESIF.COM : (Surabaya) Agus Ping Lo, Warga Kampung Seng 43 Surabaya ini mengaku menjadi korban kriminalsiasi atas kasus pidana yang dilaporkan Alimin Yosep Sunaryo, yang mengaku sebagai pemilik lahan yang disewa Agus Ping Lo sejak 60 tahun lalu.

Diceritakan Agus, 60 tahun lalu, Dia menyewa tanah yang dijadikan tempat tinggalnya itu ke Said, berjalannya waktu tanah itu beralih kepemilikannya ke Harid. Dan pada tahun 1988, tanah yang disewanya bersama 54 warga lainnya terbakar.

Pasca peristiwa kebakaran itu,  Harid tak lagi menagih biaya sewa. Dan pada tahun 2016, datanglah Abdul Rahman yang mengklaim sebagai ahli waris pemilik tanah tersebut dan memungut biaya sewa ke Agus Pinglo dan warga penyewa lainnya.

Ditengah perjalanan sewa meyewa itu, Agus Ping Lo justru dilaporkan Alimin Yosep Sunaryo ke Polda Jatim dengan tuduhan memasuki pekarangan miliknya tanpa ijin.

"Selama ini saya dan penyewa lainnya tidak mengenal Alimin, bahkan dia juga tidak pernah tinggal disitu," terang Agus Ping Lo usai menjalani persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Kamis (8/3/2018).

Agus juga mengaku kaget, jika hanya dirinya saja yang diseret ke Pidana.

" Sedangkan yang tinggal di situ bukan cuma saya. Apalagi saya tidak pernah tau kalau tanah yang saya sewa di beli oleh Alimin, karena selama saya tinggal itu saya bayar ke tiga orang, pertama ke Said, kedua ke Harid dan yang terakhir bayar sewa ke Abdul Rahman," sambungnya.

Sementara itu, Syarief Utoyo, SH selaku penasehat hukum Agus Ping Lo mengatakan, kasus pidana yang dilaporkan Alimin ini sangat dipaksakan.

" Ini kasus perdata yang dipaksakan menjadi pidana, karena tanah ini adalah tanah sengketa yang harus dibuktikan dulu siapa pemilik sahnya," terang Syarif saat dikonfirmasi usai persidangan.


Terpisah, Dalam persidangan, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Suci Anggraeni menghadirkan Johan, Saksi fakta. Namun, saksi yang di gadang-gadang mampu membuktikan dakwaan jaksa ini justu tidak mengetahui apa-apa.

" Saya tidak tau kalau pemilik tanahnya itu adalah Alimin, yang kasih tau saya malah polisi," kata saksi Johan pada majelis hakin yang diketuai I Wayan Sosiawan

Dalam keterangannya, Johan membenarkan jika Agus Ping Lo telah menyewa tanah tersebut sejak 60 tahun silam.

" Karena saya juga menyewa di lahan itu," ujarnya menjawab pertanyaan Jaksa Suci.

Selain saksi Johan, ada tiga saksi lainnya yang didengarkan dalam persidangan, ketiga saksi itu adalah Wariono,Marzuki dan Abd Rohman.

Mereka dihadirkan tim pembela Agus Ping Lo untuk menjadi saksi yang meringankan dan keterangannya didengarkan secara bersamaan.

Ketiga saksi meringankan ini secara bersama-sama juga mengaku tidak pernah mengetahui Alimin sebagai pemilik sah atas tanah yang disewa Agus Ping Lo.

" Saya taunya pemiliknya adalah Abdul Rahman, bukan Alimin," kata Marzuki.

Sementara saat ditanya tim pembela Agus Ping Lo terkait adanya pengukuran ulang dari pihak BPN Surabaya atas batas-batas objek tanah tersebut dibenarkan para saksi.

" Memang benar ada pengukuran batas batas tanah oleh BPN. Dan pengukuran itu infonya permintaan dari Polda," terang saksi Abd Rahman.

Diakhir persidangan, Kardi, salah seorang tim pembela Agus Ping Lo meminta agar majelis hakim meninjau lokasi tanah yang di klaim Alimin dengan bukti SHN Nomor 533 Tahun 1993. Namun, permintaan itu di tolak Hakim I Wayan Sosiawan.

" Silahkan tim penasehat hukum untuk membuktikan ketidakbenaran materiil yang didakwakan jaksa dan kami tidak perlu melakukan PS," kata hakim Wayan

Untuk diketahui, dalam kasus ini Agus Ping Lo di dakwa Jaksa Suci Anggraeni telah melanggar pasal 167 KUHP tentang memasuki pekarangan orang lain tanpa ijin, dengan ancaman hukuman maksimal 9 bulan penjara. (Komang)


KABARPROGRESIF.COM : (Surabaya) Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur bersama Pemerintah Kabupaten Lamongan menggelar kegiatan Panen Komoditas Jagung yang berlangsung di Lokasi Demo Farm atau tepatnya ada di Desa Widhe Kecamatan Berondong Kabupaten Lamongan.

Pada kegiatan tersebut, Kabupaten Lamongan telah mencatat Provitas yang mencapai hasil panen sebanyak 14.05 Ton/Ha.

Dan hasil panen ini merupakan suatu keberhasilan yang baik, pasalnya hasil ini jauh lebih baik dari pada daerah-daerah lain yang rata-rata panennya hanya sekitar 12.04 Ton/Ha.

Kegiatan panen ini dihadiri oleh Asisten Direktur BI, Andi Indra Prayogo, Asisten 1 Kabupaten Lamongan, Heru Widi, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Sekretaris Bappeda Kabupaten Lamongan.

Lokasi Demo Farm merupakan salah satu dari total 5 lokasi Demo Farm program Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur yang berada di Kabupaten Lamongan, Program yang di dukung oleh Pemerintah tersebut di sambut antusias oleh Kabupaten Lamongan.bahkan dari masing - masing  Daerah Kabupaten Lamongan telah mempersiapkan Lahan tanahnya

" Dari 5 lokasi seperti di Kecamatan Sugio, Kecamatan Laren, Kecamatan Solokuro dan Kecamatan Sambeng telah berinisiatif untuk mendukung program Pemerintah, agar Kabupaten Lamongan yang ada di  12 kecamatan menjadi target pengembangan kawasan jagung dengan total luas areal tanaman jagung mencapai 10.000 Ha termasuk didalamnya masing-masing kecamatan memiliki 100 ha kawasan inti." Kata Asisten Direktur BI Jatim,  Andy Indra  Prayogo

Menurut Andy, program pengembangan klaster yang dilakukan oleh Bank Indonesia diantaranya adalah pemberian bantuan teknis sejak tahun 2016 dengan fasilitasi kegiatan sosialisasi dan pelatihan teknologi pertanian jagung modern kepada PPL dan perwakilan dari kelompok tani di 12 kecamatan yang akan menjadi target pengembangan.

" Pada tahun 2017, Bank Indonesia bekerja sama dengan Pemerintah Daerah Lamongan membentuk Demo Farm uji varietas di lahan irigasi dengan sistem pola tanam dalam setahun yaitu masa tanam I padi, masa tanam II padi, dan masa tanam III jagung di lahan seluas 10 hektar." ujarnya.

Dia menjelaskan, Bank Indonesia memberikan bantuan saprotan dan olah lahan, sementara bantuan benih berasal dari bantuan varietas unggul Pemerintah Kabupaten Lamongan. Bank Indonesia juga memfasilitasi pendampingan penguatan kelembagaan atau kelompok tani dan koperasi  serta bantuan Program Sosial Bank Indonesia berupa mesin dan peralatan senilai untuk pengolahan jagung atau produk olahan jagung dan pasca panen kepada Koperasi Produksi Taman Teknologi Pertanian (TTP) milik Pemkab Lamongan.

" Bantuan dimaksud merupakan kegiatan dalam rangka peningkatan nilai tambah jagung yang telah menghasilkan kerupuk, chiki dan emping jagung." terangnya.

Dia menambahkan, bentuk kontribusi Bank Indonesia untuk produksi pertanian jagung juga akan terus dilakukan pada tahun 2018 melalui penguatan program hilirisasi, replikasi dan dukungan pada pengembangan kawasan inti, pemanfaatan limbah jagung, pelatihan pembuatan pakan ternak serta penguatan kelembagaan kelompok tani binaan. Ke depan, upaya peningkatan produktivitas diharapkan dapat berdampak pada peningkatan produksi, menekan Harga Pokok Penjualan (HPP) jagung yang pada gilirannya.

" Diharapkan dapat berkontribusi pada upaya pengendalian harga ayam pedaging dan telur ayam di Jawa Timur." pungkas Andy. (Dji)


KABARPROGRESIF.COM : (Surabaya) Rifandaru, Hakim Pengadilan Negeri (PN) Surabaya yang memeriksa perkara narkoba dengan terdakwa Amirin Mukminin dinilai telah salah melakukan penerapan hukum atas putusan sela yang dibacakan, Rabu (7/3/2018).

Putusan sela Hakim Rifandaru yang melanjutkan pemeriksaan perkara ini ke pembuktian dianggap cacat hukum, lantaran telah mengabulkan dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Fathol Rasyid yang dinilai cacat formil dan materiil.

Cacatnya dakwaan jaksa Fathol ini diungkapkan Rahardi Sri Wahyu Jatmika, SH,MH., selaku penasehat hukum terdakwa Amirin usai persidangan.

Menurut Rahardi, adanya perbedaan penulisan identitas terdakwa  dari nama asli Amirin menjadi Amiril dalam dakwaan jaksa Fathol merupakan cacat formil. Namun, Hakim Rifandaru justru mengabaikan cacatnya surat dakwaan bernomor PDM.128/E.uh/2/01/2018 tersebut.

"Berdasarkan pasal 143 KUHAP telah dijelaskan secara tegas apabila dakwaan tidak cermat, maka tidak terpenuhinya syarat-syarat formil. Artinya surat dakwaan seharusnya batal demi hukum," pungkas Rahardi usai persidangan.

Tak hanya itu, surat dakwaan jaksa Fathol juga dinilai cacat materiil, karena tidak menyebutkan secara jelas dan rinci terkait volume barang bukti perkara ini.

"Dan menurut hukum hal demikian wajib dibatalkan dan harus dinyatakan tidak sah,"sambung Rahardi.

Kendati demikian, Advokat muda yang hobi dengan olah raga menebak ini mengaku tetap meghormati putusan hakim Rifandaru dan akan fighter saat persidangan pemeriksaan materiil perkara ini yang akan digelar satu pekan mendatang.

"Saya akan buktikan kalau terdakwa tidak bersalah,"ujar Rahardi.

Untuk diketahui, terdakwa Amirin ditangkap atas perbuatan yang tidak dilakukan dan diketahuinya. Peristiwa ini bermula saat Petugas dari Polsek Genteng menggerebek rumah Amiril dijalan Prapen gang Toha Surabaya yang diduga sebagai tempat untuk mengkomsumsi sabu yang dilakukan Bayu Dhimas Wicaksono (terdakwa lainnya) bersama Ary Maylandi Kelit pada 24 November 2017 lalu.

Ironisnya, Aparat dari Polsek Genteng ini justru melepas Ary Maylandi dan hanya menangkap Amirin dan Bayu. Dugaan kuat, lepasnya Ary dari penangkapan itu dikarenakan posisinya sebagai informan Polisi.

Saat Amirin dan Bayu ditangkap, Polisi mengaku menemukan barang bukti sabu, namun baik polisi maupun jaksa tidak menerangkan seberapa banyak berat sabu yang dikuasai oleh para terdakwa.

Kasus ini sempat viral dimedia online dan televisi lokal lantaran adanya kekerasan fisik yang dialami terdakwa Amiril saat proses penyidikkan di Polsek Genteng.  Kekeraaan fisik yang diduga dilakukan oknum Polisi itu diungkap oleh Sri Wahyuni, istri dari terdakwa Amirin, Jum'at (26/1/2018) lalu, saat mengajukan gugatan praperadilan terhadap Polsek Genteng di PN Surabaya.

Pada awak media, Sri Wahyuni mengaku, jika kekerasan fisik itu telah membuat muka suaminya lebam. Hal itu diketahui Sri Wahyuni setelah tiga hari pasca suaminya ditangkap anggota Polsek Genteng. (Komang)


KABARPROGRESIF.COM : (Surabaya) Menjelang berakhirnya masa jabatan sebagai Komandan Pangkalan Utama TNI AL V (Danlantamal V), Laksamana Pertama  TNI Edi Sucipto, S.E.,M.M. membacakan dan menyerahkan memorandum Serah Terima Jabatan (Sertijab) Danlantamal V kepada penggantinya, Kolonel Laut (P) Edwin, S.H, Rabu (7/3).

Memorandum digelar di ruang rapat utama Mako Lantamal V dihadiri Wadan Lantamal Kolonel Nana Rukmana, S.E, V, para Asisten Danlantamal V dan para Kadis/Kasatker dijajaran Lantamal V.

Diawal pembacaan Memorandum, Danlantamal V memperkenalkan para staf ayang telah membantunya selama menjabat Danlantamal V, mulai dari Wadan, para Asisten dan para kepala dinas.

Setelah itu, calon Asisten Potensi Maritim Kasal ini  mengurai mengenai organisasi, tugas pokok dan fungsi serta tanggung jawab  selama menjabat Danlantmal V dalam memimpin pangkalan TNI AL terbesar di Indobesia ini.

Pembacaan naskah memorandum ini, dimulai dari bidang intelijen, bidang operasi, bidang perencanaan, bidang personel dan bidang logistik. Permasalah permasalahan dari tiap bidang tersebut diurai baik yang sudah dilakukan sedang dilaksanakan dan akan dilaksanakan.

Usai pembacaan Memorandum, Kolonel Edwin sebagai claon Danlantamal V mengatakan, dirinya akan melanjutkan keberhasilan program yang telah dilakukan Komandan sebelumnya.

"Memorandum meruapkan pijakan bagi komandan baru untuk menapak program kerja kedepan. yang penting bagaimana organisasi itu berjala dan berdampak positif bagi TNI AL kedepan," terangnya.

Edwin -sapaan akrab calon Danlantamal V ini- mengapresiasi atas banyaknya prestasi  Laksma Edi Sucipto selama memimpin Lantamal V ini. Ia berharap dirinya pun dapat melaksanakan tugas dan tanggung jawab  dengan baik sesuai aturan dan sejalan dengan tujuan besar TNI AL. (arf)


KABARPROGRESIF.COM : (Makassar) Untuk memelihara naluri tempur, prajurit Lantamal VI melaksanakan latihan menembak di lapangan Tembak Yonkav-10/Mendagiri Jl. Perintis Kemerdekaan, Rabu (07/03/2018). Latihan menembak laras panjang menggunakan senjata SS -1 jarak 100 meter  ini dipimpin langsung oleh Komandan Detasemen Markas (Dandenma) Lantamal VI Letkol Marinir Gontri Nopel, S.P.D., M.A.P.

Dandenma Lantamal VI menyampaikan latihan menembak bagi para prajurit TNI adalah salah satu cara meningkatkan profesionalisme dalam memelahara naluri tempur, khususnya bagi prajurit Lantamal VI,  latihan menembak dilaksanakan sebagai pembinaan bagi prajurit Lantamal VI karena keberhasilan pembinaan menembak, akan memberi dampak psikologis yang positif terhadap prajurit dalam melaksanakan tugasnya.

"Kemampuan dan kemahiran menembak merupakan kemampuan yang harus dimiliki oleh setiap prajurit TNI AL, sehingga harus dilaksanakan secara rutin, terprogram dan berkesinambungan, oleh sebab itu setiap prajurit harus memiliki kemahiran menembak dengan berlatih dan terus berlatih agar dapat lebih memantapkan konsentrasi dalam membidik sasaran tembak dengan tepat", Ujar Dandenma Lantamal VI. (arf)


KABARPROGRESIF.COM : (Malang) Komandan Pangkalan TNI Angakatan Laut (Danlanal) Malang Lantamal V Kolonel Laut (P) Edi Krisna Murti beserta  Ketua Cabang 9 Korcab V DJAT Ny. drg. Sisca Edi Krisna melaksanakan kunjungan kerja ke Mako Puslatpur Purboyo , Selasa kemarin (6/3).

Kunjungan ke lokasi latiha Marinir di Malang Selatan ini, didampingi  Paspotmar Mayor Laut (P) Tukijo, Kauropslat Kapten Laut (P) Sriharjo  serta Danunit Intel Lanal Malang Kapten Mar I Wayan Ardana

Kedatangan Komandan Lanal Malang  di sambut oleh Komandan Pusat Latihan Tempur Letkol Marinir Widoyono, Wadan Puslatpur Mayor Mar Chafidin, Palakhar Dantonma ( Lettu Mar Maryadi), Pasiminlog Kapten Mar. Wiratmoyo di Ruang tamu perwira Mess Naga Mas.

Kunjungan yang dilaksanakan tersebut merupakan wujud untuk lebih mempererat tali silaturahmi agar terjalin hubungan harmonis di lingkungan kedua satuan TNI AL disamping untuk memperkenalkan diri sebagai Komandan Lanal Malang yang baru menggantikan Kolonel Laut (E) Gendut Sugiono, S.H.

Dalam pertemuan yang diselenggarakan di Mako Puslatpur Purboyo tersebut, Komandan Lanal Malang berkesempatan meninjau patok batas tanah TNI AL yang belum bersertifikat yang telah digunakan oleh masyarakat setempat. Peninjauan ke aset fasilitas Mako, gudang amonisi, barak siswa dan pelatih serta perumahan dinas.

Sedangkan   Ketua Cabang 9 Korcab V DJAT Ny. drg. Sisca Edi Krisna berkesempatan meninjau Balai Kesehatan PLP 4 Marinir Purboyo. (arf)


KABAPROGRESIF.COM : (Surabaya) Saat pelaksanaan Commander Inspection jelang Sertijab Danlantamal V di Mako Pomal, Komandan Lantamal V Laksma TNI Edi Sucipto, S.E.,M.M dan calon pengantinya Kolonel Laut (P) Edwin, S.H. mendapatkan SIM TNI di layanan SIM Keliling Pomal Lantamal V, Rabu (7/3).

SIM TNI diserahkan langsung Komandan Pomal Lantamal V Kolonel Laut (PM) Khoirul Fuad, S.H. hadir dalam kegiatan tersebut Wadan Lantamal V Kolonel Marinir Nana Rukmana, S.E, para Asisten Danlantamal V, para Kadis dan Kasatker dijajaran Lantamal lainnya.

Kunjungan di Mako Pomal Lantamal V ini cukup lama, diawali dengan paparan tupoksi dan fasilitas Pomal yang disampaikan Kadis Lidkrimpamfik Mayor Laut (PM) Wahyu Dwi S, S.T, M.Tr di ruang lobby Pomal Lantamal V.

Selanjutnya peninjuan kesiapan seluruh kendaraan kawal yang dimiliki oleh Pomal Lantamal V di lapangan apel Pomal Lantamal V termasuk mengecek kesiapan kendaraan pelayanan SIM TNI dalam melayani pembuatan SIM TNI.


Pada kesempatan itu, Komandan Lantamal V Laksma TNI Edi Sucipto S.E, M.M dan Kolonel Laut (P) Edwin turut mencoba merasakan proses pelayanan pembuatan SIM TNI sampai dengan SIM TNI dicetak dan kemudian secara simbolis SIM TNI tersebut diserahkan oleh Danpomal Lantamal V.

Usai pembuatan SIM dilanjutkan ke ruangan Bintahmil yang dihuni oleh 10 tahanan. Danlantamal V dan calon penggantinya menyempatkan untuk berbincang dan memberikan semangat bagi para tahanan serta memberikan pesan agar waktu yang ada digunakan untuk beribadah guna mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Menurut Fuad – sapaan akrab Danpomal Lantamal V- kunjungan ini merupakan suatu kebanggaan dan kehormatan bagi seluruh personil Pomal Lantamal V karena kepedulian Komandan Lantamal V sangat dirasakan oleh Pomal Lantamal V dalam mendukung tugas Kepolisian Militer di Pomal Lantamal V. (arf)


KABARPROGRESIF.COM : (Sidoarjo) Para prajurit telah melaksanakan pendidikan Dasar Keprajuritan dan Dasar Golongan selama lima bulan di Pusat Latihan Pendidikan Dasar Militer (Puslatdiksarmil) Kodiklatal, oleh sebab itu perubahan sikap yang berasal dari masyarakat umum menjadi prajurit TNI AL tersebut hendaknya menjadikan prajurit yang tanggap, tanggon dan trengginas serta siap untuk dikembangkan kemampuannya dalam pendidikan tahap dasar golongan lanjutan di Pusdik-Pusdik terkait.

Demikian  disampaikan Komandan Komando Pembinaan Doktrin Pendidikan  Dan Latihan TNI Angkatan Laut (Dankodiklatal) Laksda TNI Darwanto, S.H., M.A.P pada penutupan Pendidikan Siswa Pendidikan Pertama Tamtama Prajurit Kaier (Dikmata PK ) TNI AL Angkatan ke-37 gelombang 2 Tahun 2017 yang di laksanakan di Lapangan Kawah Candradimuka Kesatrian Puslatdiksarmil Juanda Sidoarjo, Rabu, (7/3).

Penutupan pendidikan tersebut diikuti 522 siswa. Tampak hadir dalam upacara tersebut  pejabat utama Kodiklatal diantaranya Wadan Kodiklatal, para direktur Kodiklatal dan Komandan Kodikopsla. Selain itu, acara pelantikan tersebut dihadiri oleh orang tua serta keluarga peserta didik.

Lebih lanjut disampaikan bahwa yang dimaksud dengan tanggap yaitu prajurit pejuang Sapta Marga yang memiliki profesi matra laut, terampil dan mahir pada tugasnya serta mampu menjawab berbagai perubahan lingkungan yang terjadi di masa depan. Tanggon yaitu prajurit pejuang sapta marga yang memiliki profesi matra laut dengan mental dan moral  tinggi serta senantiasa siap dalam setiap penugasan.

Sedangkan trengginas yaitu prajurit pejuang Sapta Marga yang memiliki profesi matra laut dengan kondisi fisik kesamaptaan yang sehat dan senantiasa ditujukan pada terpenuhinya tuntutan penugasan baik di kapal maupun di darat. Selain itu disampaikan bahwa pelantikan dan penyumpahan ini menjadi momen penting bagi para siswa untuk menjadi prajurit TNI AL dan berhak atas pangkat Kelasi Dua bagi kejuruan pelaut dan pangkat Prajurit Dua Marinir bagi siswa yang melanjutkan ke kejuruan Marinir.

“Pengambilan sumpah prajurit yang telah diucapkan, harus dipahami dan dijiwai sebagai janji kepada Tuhan YME bahwa saudara akan melaksanakan tugas dengan penuh rasa tanggung jawab, sehingga merasa malu dan berdosa apabila dalam pelaksanaan tugas nanti melakukan pelanggaran.” Tegas Komandan Kodiklatal.

Sebelum mengakhiri amanat Dankodiklatal menambahkan bahwa saat ini para siswa telah menjadi insan yang berkarakter militer seutuhnya, yaitu memiliki kesamaptaan jasmani yang prima, kejuangan yang andal, serta kemampuan akademis bidang kemiliteran yang memadai. Kemampuan tersebut, hendaknya merupakan salah satu modal awal bagi para siswa dalam  melanjutkan pendidikan ke tahap berikutnya.

Usai acara pelantikan, seluruh undangan dan ratusan pasang mata keluarga siswa disuguhi dengan tarian gandrung  dari Banyuwangi serta demo bongkar pasang senjata SS-1 dan Sig sauer dengan mata tertutup,  kolone senapan, bela diri militer, senam balok dan perahu karet serta demo pembebasan sandera. (arf)


KABARPROGRESIF.COM : (Tuban) Kunjungan kerja Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi) ke Jawa Timur dijadwalkan akan ke Kabupaten Gresik, Lamongan dan Tuban.

Jika kabar orang nomor satu di Indonesia tersebut ke Tuban, Dandim 0811 Tuban melalui Kasdim 0811 Tuban Mayor Inf Wiyonomengatakan siap mengamankan kedatangan Jokowi dengan mengerahkan300 personel.

“Kodim Tuban kurang lebih 300 orang, ditambah dari personel Polres dan unsur lainnya,” ujar Mayor Inf Wiyono usai memimpin apel gelar pasukan pengamanan RI 1 di lapangan Makodim 0811, Rabu (7/3/2018).

“Sampai saat ini informasi tentang kedatangan Jokowi ke Tuban belum ada perubahan, semoga saja tidak ada perubahan, sehingga rencana kunjungan kerja Jokowi di Tuban dapat terlaksana dengan lancar,” harapnya.

Diketahui, Jokowi dikabarkan akan ke Tuban untuk melakukan panen raya jagung tutup tanam 2017 dan penyerahan KUR di desa Ngimbang Kecamatan Palang, pada Jumat (09/03), sekitar pukul 09.30WIB. (arf)


KABARPROGRESIF.COM : (Surabaya) Setelah pamitan ada seluruh personel Pangkalan Utama TNI AL V (Lantamal V), Komandan Lantamal V Laksamana Pertama TNI Edi Sucipto, S.E.,M.M. mengajak Kolonel Laut (P) Edwin, S.H. (calon pengganti Danlantamal V) keliling markas komando dan fasilitas pangkalan Surabaya dalam acara Commander Inspection, Rabu (7/3).

Commander inspection ini merupakan salah satu tradisi untuk mengenalkan organisasi dalam tugas pokok, fungsi dan tanggung jawab pangkalan berikut fasilitas didalamnya kepada calon komandan baru Lantamal V.

Commander inspection diawali dengan perkenalan satuan-satuan yang berada Mako Lantamal V Jl. Raya Laksda M. Nazir, Perak Surabaya. Di Mako, Danlantamal V mengenalkan dan menunjukan lokasi dan tupoksi Denmako Lantanal V, Rumkital dr. Oepomo, gudang senjata dan amonisi, data personel, Dinas Penerangan, Spotmar.

Dari M. Nazir Commander Inspection  dilanjutkan denngan peninjauan ke dermaga yanh ada di Koarmatim, Fasharkan, Semampir ll, Mako Polisi Militer,  Dinas Angkutan, Jalajaya, Komplek TNI AL Toni Sukaton Lantamal V dikawasan Pesapen Jl. Klianak Timur, Surabaya yang didalamnya terdapat  berbagai fasilktas buat prajutit seperti lapangan tembak, lapangan pamahan, messing prajurit, balai prajurit dan fasiliyas lainnya.

Tampak hadir dalam kegiatan tersebut Wadan Lantamal V Kolonel Marinir Nana Rukmana, S.E.,  Asops Danlantamal V, Asrena Danlantamal V, Aspers Danlantamal V, Aspotmar Danlantamal V, Aslog Dan Lantamal V, Dan Pomal Lantamal V, Karumkital Dr. Oepomo, Dandenmako Lantamal V, Kadisfaslan Lantamal V, Komandan Tim Intel Lantamal V, Kadispen Lantamal V dan para Kasat Denmako Lantamal V lainnya.

Ketika berkunjung ke Mako Pomal Lantanyamal V, Komandan Lantamal V dan calon pengantinya mendapat paparan sejenak dari Pomal Lantamal V yang disampaikan Kadislidkrim Pomal Lantamal V.  Selanjutnya mengunjungi ruang tahanan, Fasilitas mobil kawal, K9, dan mobil SIM keliling bahkan sempat membuatkan SIM bagi Kolonel Edwin.

 "Terima kasih kepada Komandan Pomal Lantamal V atas pelayanan yang prima ini, semoga keberadaan mobil pelayanan SIM keliling milik Pomal Lantamal V bisa bermanfaat untuk memenuhi kebutuhan prajurit akan SIM TNI, sehingga para prajurit bisa lebih disiplin dalan berkendara," terang Danlantamal V.(arf)

Narkoba

Koperasi & UMKM

Terus Kobarkan Semangat Perjuangan Arek-arek Suroboyo 10 Nopember 1945 untuk memberantas Korupsi, Terorisme dan Penyalahgunaan Narkoba

Translate

Hukum

Metropolis

Nasional

Pidato Bung Tomo


Hankam

Popular Posts

Blog Archive