Rabu, 03 November 2021


KABARPROGRESIF.COM: (Surabaya) Kapolda Jawa Timur Irjen Nico Afinta menegaskan sanksi berat bagi oknum polisi yang melanggar kode etik.

Hal ini menindaklanjuti instruksi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, agar bawahannya menindak tegas anggota Korps Bhayangkara yang melanggar aturan.

"Bapak kapolri tegas mengintruksikan menindak tegas anggota yang melakukan pelanggaran, baik secara disiplin kode etik, bahkan pidana kalau melanggar undang-undang. Saya juga pastikan akan pecat kalau ada anggota terlibat narkoba," kata Irjen Nico, di Surabaya, Selasa, 2 November.

Irjen Nico juga menginstruksikan kepada seluruh jajaran Polda Jatim supaya melaksanakan perintah Kapolri. Kepala satuan wilayah (Kapolres/Kapolsek) maupun kepala satuan kerja, harus mengecek, membina, dan memberikan arahan kepada anggotanya.

"Sehingga bisa melaksanakan tugasnya dengan baik di dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, menjaga harkamtibmas, melindungi mengayomi masyarakat dan penegakan hukum," katanya.

Jika ada oknum polisi yang melanggar kode etik, Nico memastikan akan dijalankan sampai hukum pidana. Sebaliknya, anggota polisi yang berprestasi, akan mendapat penghargaan.

"Jadi saya minta khusus hari ini memberi komitmen, apalagi untuk anggota yang memakai narkoba, bandar narkoba harus dipecat. Kami juga akan memberikan penghargaan bagi anggota yang berprestasi," ujarnya.

Terkait jumlah anggota yang sedang menjalani proses sidang kode etik, Kapolda belum membeberkan jumlah rincinya. Sebab, saat ini pihaknya masih dalam sidang proses.

"Nanti rilis akhir tahun kami sampaikan, yang jelas saya melihat langsung proses jalannya sidang, supaya tidak main-main," ujarnya.

Menurut Irjen Nico, Polda Jatim telah membuka layanan pelaporan terkait polisi nakal. Terdiri dari tiga, pertama ke Irwasda, kedua ke Kabid Propam, dan ketiga ke Kabid Humas Polda Jatim.

"Kami membuka posko pengaduan itu dibawah koordinir bapak Irwasda, saya minta masyarakat tak usah segan-segan dan juga rekan media bisa melakukan pengawalan informasi," pungkasnya.



KABARPROGRESIF.COM: (Surabaya) Dharma Pertiwi memperkenalkan beberapa produk hasil UMKM yang ada di wilayah masing-masing. Perkenalan produk itu, dilakukan secara virtual.

Acara yang dipimpin langsung oleh Ketua Dharma Pertiwi, Nanny Hadi Tjahjanto, yang tak lain adalah istri Panglima TNI tersebut, diyakini bisa memberikan dampak positif bagi para pelaku UMKM ditengah pandemi Covid-19.

“Kegiatan itu merupakan wujud perhatian Dharma Pertiwi dalam upaya melestarikan kerajinan nusantara,” ujar Kepala Penerangan Kodam V/Brawijaya, Letkol Arm Kusdi Yuli Suhandra. Senin, 01 Nopember 2021 siang.

Selain diikuti Persit Kartika Chandra Kirana, Kusdi menjelaskan jika acara itu juga turut diikuti oleh Jalasenastri dan PIA Ardhya Garini.

Ketiga organisasi itu, merupakan organisasi istri prajurit TNI, baik dari matra darat, laut dan udara.

“Acara itu, adalah wadah bagi istri prajurit untuk menggali potensi, sekaligus memantapkan langkah Dharma Pertiwi untuk selalu berkarya, dan mewadahi UMKM yang ada di lingkungan Keluarga Besar TNI,” jelasnya.

Selain pengenalan produk-produk UMKM, acara yang digelar secara virtual itu juga diwarnai dengan adanya peresmian Museum. (Pendam V/Brawijaya)



KABARPROGRESIF.COM: (Muna) Kejaksaan Negeri (Kejari) Muna resmi menahan mantan Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Muna Barat (Mubar), Asbar Haenuddin, Selasa 2 November 2021.

Asbar dikabarkan sempat mangkir pada panggilan pertama penyidik Kejari Muna belum lama ini. Sehingga kala panggilan pertama tersebut, Kejari Muna hanya menahan mantan Bendahara DPRD Mubar, Yana Wali yang datang memenuhi panggilan Penyidik.

Kedua Aparatur Sipil Negara (ASN) tersebut yakni Asbar dan Yana terjerat kasus dugaan korupsi makan, minum dan reses di Sekretariat DPRD Mubar tahun anggaran 2017-2019 dengan kerugian negara sebesar Rp330 juta.

Panggilan kedua yang dijadwalkan pada Selasa 2 November 2021, Asbar nampak lebih koperatif. Setelah menjalani pemeriksaan kurang lebih delapan jam di ruang penyidik.

Asbar yang telah disematkan rompi merah jambu bertuliskan tahanan tindak pidana korupsi Kejari Muna, kemudian digiring ke Rumah tahanan (Rutan) Kelas IIB Raha sekitar pukul 17.11 Wita.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Muna, Agustinus Ba’ka Tangdaliling mengatakan, mantan sekwan sementara dalam proses penitipan tahanan di Rutan Kelas IIB Raha selama 20 hari kedepan sampai menunggu pelimpahan.

“Jika belum selesai proses penyidikan, maka akan dilanjutkan dengan perpanjangan penahanan selama 20 hari,” kata Agustinus Ba’ka.



KABARPROGRESIF.COM: (Surabaya) Pangkoarmada II Laksda TNI Dr. Iwan Isnurwanto, SH., M.A.P, M.Tr.(Han) didampingi Asops Pangkoarmada II, Aspotmar Koarmada II dan Kadiskes Koarmada II menerima Kunjungan Kerja (Courtesy Call) Bupati Pacitan, Bapak Indrata Nur Bayuaji, S.S., Jumat (01/10). 

Bupati Pacitan, Bapak Indrata Nur Bayuaji, S.S., yang hadir didampingi oleh pengasuh pondok pesantren Al falah, Gus Zaki Alwan disambut hangat Pangkoarmada bertempat di Ruang Kerja (Ruker) Pangkoarmada II.

Dalam kesempatan ini Pangkoarmada II menyampaikan ucapan selamat datang kepada Bupati Pacitan dan menyambut baik atas permintaan Serbuan Vaksin dan akan mendukung serta menindaklanjuti permintaan kerjasama Serbuan Vaksinasi kepada masyarakat yang berada di Kabupaten Pacitan yang akan dilaksanakan oleh pemerintah Kabupaten Pacitan bekerjasama dengan Koarmada II tersebut. 

Sementara itu Bupati Pacitan Bapak Indrata Nur Bayuaji, S.S., berharap permintaan Serbuan Vaksin bekerjasama dengan Koarmada II segera ditindak lanjuti dengan digelarnya kegiatan serbuan vaksinasi di Kabupaten Pacitan. 

“ Kami mewakili masyarakat Pacitan mengucapkan terima kasih dengan adanya rencana serbuan vaksin di Kabupaten Pacitan bekerjasama dengan TNI AL, saya juga mengucapkan terima kasih pada Pangkoarmada II yang telah berkenan menerima kunjungan dan sambutan hangat selama di Koarmada II, sehingga terjalin hubungan dan kerjasama yang baik, ” kata Indrata Nur Bayuaji.

“ Kami juga berharap Bapak Pangkoarmada II mau mengalokasikan vaksinasi sebanyak-banyaknya untuk masyarakat di Kabupaten Pacitan karena pencapaian vaksin di Kabupaten Pacitan tergolong masih relative kecil, untuk itu kami berencana memohon bantuan dan kerjasama dengan Koarmada II untuk menggelar Serbuan Vaksin yang rencana akan dilaksanakan selama 3 hari sejak tanggal 10 November 2021, “ pungkasnya.

Di akhir kegiatan Pangkoarmada II berkesempatan untuk bertukar cinderamata dan melaksanakan foto bersama dan dengan Bupati Pacitan. (Dispen Koarmada II)



KABARPROGRESIF.COM: (Jakarta) Kejaksaan Agung (Kejagung) RI menetapkan tujuh orang tersangka dalam Perkara Dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) dalam Penyelenggaraan Pembiayaan Ekspor Nasional Oleh Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) Tahun 2013-2019. Nilai korupsi ditaksir merugikan negara hingga Rp4,7 triliun.

Ketujuh orang tersangka tersebut ditetapkan dari semula 10 orang saksi. Lantaran tidak kooperatif dan diduga menghalang-halangi proses penyidikan perkara yang tengah diusut JAM Pidsus, Kejagung.

"Kami sampaikan bahwa, hari ini penyidik memanggil 10 orang saksi dalam perkara LPEI untuk dilakukan pemeriksaan tujuh di antaranya yaitu saksi yang dua kali berturut dipanggil namun tidak hadir. Ketujuh orang saksi yang saat ini (sempat tak hadir) ditingkatkan menjadi tersangka," kata Kapuspenkum Leonard Eben Ezer Simanjuntak, dalam keterangannya, Selasa (2/11).

Adapun ketujuh tersangka yakni; IS selaku Mantan Direktur Pelaksana UKM dan Asuransi Penjaminan LPEI Tahun 2016-2018; NH selaku Mantan Kepala Departemen Analisa Risiko Bisnis (ARD) II LPEI Tahun 2017-2018; EM selaku Mantan Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Makassar (LPEI) Tahun 2019-2020.

Lalu, CRGS selaku Mantan Relationship Manager Divisi Unit Bisnis Tahun 2015-2020 pada LPEI Kanwil Surakarta; AA selaku Deputi Bisnis pada LPEI Kanwil Surakarta tahun 2016-2018; ML selaku Mantan Kepala Departemen Bisnis UKMK LPEI; dan RAR selaku Pegawai Manager Resiko PT. BUS Indonesia.

Para tersangka itu, awalnya diperiksa dalam Perkara Dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) dalam Penyelenggaraan Pembiayaan Ekspor Nasional oleh Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) Tahun 2013-2019.

"Ketujuh tersangka tersebut telah dikeluarkan surat perintah penyidikan Jampidsus dan sudah dikeluarkan surat penetapan tersangka kepada masing-masing tersangka," jelasnya.

Selanjutnya, demi kepentingan penyidikan lebih lanjut, penyidik langsung menahan mereka selama 20 hari sejak hari ini sampai dengan 21 November 2021 di Rumah Tahanan Cipinang, Jakarta.

Adapun duduk penetapan ketujuh tersangka, bahwa pada saat para saksi dilakukan pemeriksaan berdasarkan surat panggilan saksi yang dikeluarkan dalam berita acara pemeriksaan. Ketujuh saksi tersebut bersifat tidak kooperatif.

"Ketujuh tersangka itu, telah beberapa kali menolak memberikan keterangan sebagai saksi. Dengan alasan yang tidak dapat dipertanggungjawabkan sesuai ketentuan perundang-undangan. Sehingga menyulitkan penanganan dan penyelesaian tindak pidana korupsi dalam perkara dugaan LPEI yang masih ditangani tim penyidik," sebutnya.

"Sebagaimana diketahui keterangan para saksi dibutuhkan untuk membuat terang tindak pidana, yang terjadi dan menemukan tersangka pada penyidikan LPEI," tambahnya.

Alhasil karena diduga menyulitkan proses penyidikan, ketujuh sanksi dipersangkakan dengan pasal 21 atau pasal 22 UU Nomor 20 Tahum 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi, juncto pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP.

Duduk Peraka Korupsi LPEI

Sebelumnya, Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) diduga telah memberikan fasilitas pembiayaan kepada Group Walet, Group Johan Darsono, Duniatex Group, Group Bara Jaya Utama, Group Arkha, PT. Cipta Srigati Lestari, PT. Lautan Harmoni Sejahtera dan PT. Kemilau Harapan Prima serta PT. Kemilau Kemas Timur dan pembiayaan kepada para Debitur tersebut sesuai dengan laporan sistem informasi manajemen resiko dalam posisi colektibility macet, sejak tanggal 31 Desember 2019.

"LPEI di dalam penyelenggaraan Pembiayaan Ekspor Nasional kepada para debitur (perusahaan penerima pembiayaan), diduga dilakukan tanpa melalui prinsip tata kelola yang baik sehingga berdampak pada meningkatnya kredit macet / non performing loan (NPL) pada tahun 2019 sebesar 23,39%," terang Leonard.

Dimana, kata dia, berdasarkan laporan keuangan per 31 Desember 2019, LPEI diduga mengalami kerugian tahun berjalan sebesar Rp4,7 triliun, dimana jumlah kerugian tersebut penyebabnya adalah dikarenakan adanya pembentukan Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN).

Selanjutnya, berdasarkan statement pada laporan keuangan 2019, pembentukan CKPN di tahun 2019 meningkat 807,74% dari RKAT dengan konsekuensi berimbas pada provitabilitas (keuntungan). Kenaikan CKPN ini untuk mencover potensi kerugian akibat naiknya angka kredit bermasalahan diantaranya disebabkan oleh ke – 9 Debitur tersebut diatas.

"Lalu, salah satu debitur yang mengajukan pembiayaan kepada LPEI tersebut adalah Grup Walet yaitu PT. Jasa Mulia Indonesia, PT. Mulia Walet Indonesia dan PT. Borneo Walet Indonesia dimana selaku Direktur Utama dari 3 (tiga) perusahaan tersebut adalah Sdr. S," katanya.

Namun, Leonard menyampaikan jika pihak LPEI yaitu tim pengusul, kepala Departemen Unit Bisnis, Kepala Divisi Unit Bisnis dan Komite Pembiayaan tidak menerapkan prinsip-prinsip sebagaimana yang telah ditentukan dalam Peraturan Dewan Direktur No. 0012/PDD/11/2010 tanggal 30 November 2010.

Akibat hal tersebut, menyebabkan Debitur dalam hal ini Group Wallet yaitu PT. Jasa Mulya Indonesia, PT. Mulya Walet Indonesia dan PT. Borneo Walet Indonesia dikatagorikan Colectibity 5 atau macet sehingga mengalami gagal bayar sebesar Rp. 683.600.000.000,- (terdiri dari nilai pokok Rp. 576.000.000.000,- + denda dan bunga Rp. 107.600.000.000,-)



KABARPROGRESIF.COM: (Surabaya) Panglima Komando Armada II Laksda TNI Dr. Iwan Isnurwanto, S.H.,M.A.P.,M.Tr.(Han), yang diwakili oleh Kepala Staf Koarmada II Laksma TNI Rachmad Jayadi, resmi membuka Latihan Bersama Cooperation Afloat Readiness And Training (CARAT) 2021 dalam upacara pembukaan yang digelar di Auditorium Puslatkaprang Komando Latihan Koarmada II, pada Senin (1/11/2021).

Menandai dimulainya latihan bilateral antara angkatan laut Indonesia dengan Amerika Serikat ini, Kaskoarmada II menyematkan tanda peserta dan ban lengan kepada perwakilan dari delegasi TNI AL dan US Navy.

Upacara pembukaan juga turut disaksikan melalui sarana video conference oleh Capt.Tom Ogden sebagai Commander of Destroyer Squadron 7 (Comdesron 7) sekaligus sebagai key speaker US Navy.

Ikut hadir Danpasmar-2 Brigjen TNI (Mar) Suherlan, Dan Wing Udara 2, Wadan Puskopaska, para Asisten Pangkoarmada II, Komandan Satkor Koarmada II Kolonel Laut (P) Heri Triwibowo sebagai Komandan Satgas Latma CARAT 2021, para Kasatker Koarmada II serta delegasi US Navy dan peserta latihan.

Menurut Pangkoarmada II dalam sambutan tertulisnya, Latma CARAT 2021 adalah latihan yang penting untuk dilaksanakan karena memiliki nilai tinggi dalam meningkatkan kemampuan dan profesionalisme kita sebagai angkatan laut. 

“Latihan Bersama CARAT 2021 adalah forum kerjasama militer antara TNI AL dan US Navy, terutama armada ke-7. Program latihan bilateral antar kedua negara ini, bertujuan untuk meningkatkan kemampuan profesi prajurit TNI AL dan US Navy, dan menjadi tempat berbagi pengetahuan yang dapat meningkatkan keterampilan serta kemampuan teknis dan taktis tempur peperangan laut, serta interoperabilitas dalam menghadapi tantangan keamanan maritim kedua negara,” ujar Pangkoarmada II.

Lebih lanjut Pangkoarmada II berharap melalui latihan ini, para prajurit TNI AL mampu meningkatkan kemampuan dan sharing pengetahuan operasi, juga mampu mewujudkan persahabatan dengan personal US Navy melalui interaksi selama latihan berlangsung.

CARAT 2021 dijadwalkan pelaksanaannya dari tanggal 1 hingga 10 November 2021, di sejumlah lokasi yakni Koarmada II, Laut Jawa, Pantai Kenjeran, Pantai Pasir Putih Situbondo, Lanudal Juanda, Lakesla dan Yonif 1 Mar. Latihan terbagi dalam dua bagian atau tahap. 

Antara lain Shore Phase (Kegiatan di Pangkalan) dari tanggal 1 hingga 7 November 2021. Selanjutnya tahap Sea Phase (Tahap Laut/Manuver Lapangan) pada tanggal 8 – 10 November 2021. 

Dalam latihan CARAT 2021, TNI AL mengerahkan 5 unsur alutsista dan 10 Tim Pendukung. Antara lain KRI I Gusti Ngurah Rai-332, KRI Diponegoro-365, KRI Singa-651, Pesawat CN-235 MPA, dan Heli. Kemudian Tim Kopaska ,Tim MINEX, Tim Force Protection detection, Tim Force Protection , Tim Diving/Salvage Teams ,Tim Kesehatan, Tim Maritime Domain Awareness (SMEE), Tim Legal Team (SMEE), Marinir (SMEE), dan Band Koarmada II.

Dari pihak USN, mereka melibatkan USS Jackson, USNS Millinocket, Heli MH60S, VBSS Team, P-8A Poseidon. Juga sejumlah timpendukung yang terdiri dari Force Protection Team (SMEE),Public Affairs and C7F Band (SMEE), Medical Team (SMEE), MDA Team (SMEE),Legal Team (SMEE), Dive/Salvage Team, MINEX Team (SMEE), EOD Team, serta USMC Amphibious Warfare Team (SMEE). (Dispen Koarmada II)



KABARPROGRESIF.COM: (Surabaya) Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menggelar acara pelepasan calon Kafilah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Kota Surabaya, sebelum berkompetisi pada ajang MTQ Provinsi Jawa Timur ke XXIX Tahun 2021. 

Pelepasan tersebut, berlangsung di Ruang Sidang Wali Kota Surabaya, Selasa (2/11).

Berdasarkan Surat Gubernur Jawa Timur Nomor: 451/10997/012.1/2021 pada 17 Juni 2021, perihal Reschedule Tilawati Qur'an (MTQ) XXIX Tingkat Provinsi Jawa Timur Tahun 2021, maka pelaksanaan MTQ Provinsi Jawa Timur XXIX Tahun 2021 diselenggarakan pada 2-11 November 2021 di Kabupaten Pamekasan, Madura.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi memberikan semangat kepada para calon Kafilah yang akan berkompetisi pada ajang MTQ XXIX Tingkat Provinsi Jawa Timur Tahun 2021. 

Ia yakin bahwa calon Kafilah Kota Surabaya bisa meraih juara umum.

“Saya yakin Kafilah dan pembina dari Kota Surabaya bisa meraih gelar juara umum. Karena sebuah kota itu akan menjadi Baldatun Thayyibatun Wa Rabbun Ghafurz ketika selalu berkumandang ayat-ayat suci Al Qur’an,” kata Wali Kota Eri.

Wali Kota Eri juga mengaku kagum, terhadap para calon Kafilah MTQ XXIX Tingkat Provinsi Jawa Timur Tahun 2021. 

Sebab, terdapat calon Kafilah yang berusia 8 tahun dan menjadi calon Kafilah termuda. Bahkan, ada pula calon Kafilah dari kalangan disabilitas yang mengikuti ajang tersebut.

Peserta termuda tersebut adalah Fathir Zulfian Alfi dengan usia 8 tahun pada cabang Tartil Putra. Kemudian terdapat peserta tertua, yakni Zamam Suyuti dengan usia 38 tahun pada cabang Qiroat Mujawat Dewasa Putra. 

Serta, peserta tunanetra adalah Muhammad Ismail pada cabang Tilawah Cacat Netra.

“Saya bangga ada peserta yang terkecil, umur 8 tahun tapi mengikuti Tilawatil Qur'an. Kemudian ada juga yang tunanetra. Inilah yang membuat saya yakin betul, bahwa Surabaya semakin banyaknya Hafidz Qur’an yang mengumandangkan Qur’an maka Surabaya ini akan menjadi kota yang hebat,” ungkap Wali Kota Eri.

Karenanya, mantan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya ini mengajak para calon Kafilah untuk bersama-sama berjuang dan membuktikan bahwa Surabaya merupakan kota yang memiliki banyak talenta pembaca Ayat Suci Al Qur’an. 

Bahkan, Wali Kota Eri akan memberikan hadiah khusus bagi calon Kafilah yang berhasil menjadi juara pada ajang MTQ XXIX Tingkat Provinsi Jawa Timur Tahun 2021.

“Saya menunggu njenengan (Anda) kembali di ruangan ini dengan senyum kemenangan untuk Kota Surabaya. Siapapun nanti yang akan menjadi juara dari calon Kafilah, Insya Allah nanti saya berikan hadiah sendiri. Ini kebanggan dari kami warga Surabaya dan berterima kasih kepada njenengan (Anda) semuanya yang bisa mengharumkan nama Kota Surabaya,” ujar dia.

Di waktu yang sama, Plt Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Surabaya, M. Fikser menerangkan, bahwa Pemkot Surabaya mengirim 48 calon Kafilah MTQ dan 14 pembina/official. 

Seluruh peserta dan official juga telah dilakukan swab antigen oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya, sebagai salah satu syarat untuk mengikuti MTQ XXIX Tingkat Provinsi Jawa Timur Tahun 2021 di Kabupaten Pamekasan.

“Mereka akan mengikuti enam cabang perlombaan, yakni cabang Tilawah Al Qur’an (7 kategori), cabang Hifdzil Qur’an atau hafalan Qur’an (5 kategori), cabang Tafsir Al Qur’an (Bahasa Indonesia, Bahasa Arab, dan Bahasa Inggris), cabang Fahmil Qur’an beregu (cerdas cermat), cabang Syarhil Qur’an beregu (pidato beregu), dan cabang Khath Al Qur’an (4 kategori),” terang Fikser.

Sementara itu, Plt Kasi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Surabaya, Muhammad Ali Faiq menyampaikan terima kasih kepada Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi atas partisipasi dan dukungannya kepada calon Kafilah yang akan berkompetisi pada ajang MTQ XXIX Tingkat Provinsi Jawa Timur 2021 di Kabupaten Pamekasan. Ia juga berharap, para calon Kafilah ini bisa meraih juara umum.

“Atas dukungan Pemerintah Kota Surabaya, kami optimis. Insya Allah kami bisa meraih juara umum,” pungkasnya.


KABARPROGRESIF.COM: (Surabaya) Aparat gabungan yang terdiri dari TNI, Polri dan Satpol PP di Kecamatan Krembangan, Surabaya kembali merazia beberapa Kawasan yang ada di Kecamatan tersebut.

Selain di Jalan Tambak Asri, Razia protokol kesehatan itu juga menyasar area Jalan Tanjung Sadari, hingga Jalan Demak, Surabaya pada Minggu, 31 Oktober 2021 malam.

Danramil Krembangan, Mayor Inf Suwadi menjelaskan, meski angka Covid sudah mengalami penurunan, bukan berarti dirinya akan melonggarkan aktifitas masyarakat.

“Artinya, warga harus tetap patuh pada protokol kesehatan,” ujarnya.

Meski begitu, Suwadi menyebut jika terdapat beberapa cara razia yang harus dilakukan oleh petugas gabungan, salah satunya ialah cara yang santun, dan humanis.

Kendati demikian, pihaknya tak menampik jika aparat bakal memberikan sanksi tegas berupa teguran, hingga tilang KTP terhadap para pelangga.

“Ada mekanismenya. Jadi, sanksi itu bisa diberikan secara lisan, sampai menyita kartu identitas pelanggar,” tegas Danramil. (Kodim 0830/Surabaya Utara)


Selasa, 02 November 2021


KABARPROGRESIF.COM: (Surabaya) Dalam rangka mewujudkan kegiatan pembinaan dibidang personel Senjata dan Elektronika (Senlek) Kaskoarmada II Laksma TNI Rachmad Jayadi, M.Tr. (Han) mewakili Pangkoarmada II Laksda TNI Dr. Iwan Isnurwanto, S.H.,M.A.P.,M.Tr (Han) memimpin pembukaan pelatihan teknis operator data link KRI TA. 2021 Gelombang II, bertempat di Ruang Rapat Gedung Candrasa Koarmada II. Senin (1/11).

Dalam sambutannya Laksma Rachmad mengatakan bahwa, “pelatihan di Surabaya ini adalah yang kedua setelah sebelumnya dilaksanakan di Jakarta pada 11 Oktober lalu, tujuan dari pelatihan ini adalah untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan personel pengawak atau calon pengawak Tactical Data Link (TDL) KRI sebagai operator yang handal dalam mengoperasikan, mengendalikan, memelihara dan dapat secara aplikatif menyajikan data dalam pertukaran informasi taktis”, jelasnya.

“Selain itu serta dapat memahami fungsi dan manajemen sistem TDL dan menyiapkan SDM guna mendukung rencana strategis dalam program data link nasional serta konsep komando , kendali, komunikasi, komputer, intelejen, pengawasan, dan pengamatan (K4IPP)”, ungkap Laksma Rachmad saat membacakan Amanat Askomlek Kasal dihadapan para peserta latihan.

“Tactical Data Link adalah bagian elemen dari sistem C4ISR dalam bentu sharing tactical data antar combat system yang dimiliki oleh participant unit (Air, Surface, Ground) dalam satu Network Management secara Real Time, yang berujung kepada tuntutan dalam melaksanakan pertukaran data taktis antar platform alutsisata, secara cepat dan aman dalam suatu operasi militer serta menjadi kunci penentu dalam menunjang keberhasilan dalam suatu penugasan”, tambah Laksma Rachmad.

“Meski pelaksanaan latihan dalam waktu yang singkat untuk itu setiap peserta yang terlibat harus memiliki motivasi dan semangat untuk terus meningkatkan kemampuan masing-masing, beberapa penekanan yang perlu dipedomani oleh seluruh peserta yakni memanfaatkan kesempatan latihan dengan sebaik-baiknya, pertahankan semangat dan kebanggaan sebagai prajurit matra laut agar ilmu yang didapat dapat diaplikasikan ditempat tugas masing-masing”, tegas Kaskoarmada II saat menutup sambutan.

Turut hadir Asops Koarmada II, Askomlek Koarmada II, Komandan Satkat Koarmada II, Kadiskomlek Koarmada II,  Kasubdis Pernika Diskomlekal, dan Kasubdis SPT Sewaco Dissenlekal. (Dispen Koarmada II)



KABARPROGRESIF.COM: (Sidoarjo) Bupati Sidoarjo, H. Ahmad Muhdlor, S.IP., didampingi Kepala Dinas PUBMSDA, Kepala Bappeda Sidoarjo menerima kunjungan Silaturahmi dan Audiensi Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) V Surabaya Laksamana Pertama TNI Yoos Suryono Hadi, M.Tr (Han)., M.Tr Opsla., CHRMP, beserta rombongan perihal paparan awal tentang proyek pembangunan Flyover Aloha, di Pendopo Delta Wibawa Sidoarjo, Senin (1/11).

Proyek fly over Aloha yang sejak tahun 2013 lalu, sekarang sudah mendapat kejelasan pada 2021.

Ini terjadi akibat usaha lebih antara Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, dan Lantamal V Surabaya dalam berkoordinasi.

“Saya kira sudah terang benderang ya. Karena memang sudah tidak kompatibel jumlah jalannya, mungkin ini akan agak dipercepat. Kalau tidak agak dipaksa sedikit, ya tidak akan jadi.” Kata Gus Muhdlor.

“Memang kami ketika bertemu dengan Pak Bupati, betul kita akan membahas mengenai fly over. Apalagi kita sama bekerja untuk negara, kita harus bersinergi untuk pembangunan.” Tambah Yoos Suryono Hadi.

Kordinasi yang dilakukan sudah sangat baik, diawali dengan Gus Muhdlor, atas nama Masyarakat Sidoarjo, meminta izin kepada Komandan Lantamal V Surabaya, supaya sebagian lahan yang ditempati oleh Lantamal V Surabaya bisa diberikan untuk pembangunan. 

Dan, disambut dengan baik oleh Yoos Suryono Hadi selaku Komandan Lantamal V Surabaya, juga mengapresiasi cepatnya proses realisasi dan penghibahan dengan Pemerintah Daerah.

“Izinkan kami Pak Jenderal untuk mengajukan permintaan. Kami memohon kebijaksanaannya dari Pak Jenderal untuk masyarakat. Memang karena kebutuhan sidoarjo akan jalan ini, sehingga untuk melakukan pembangunan yang kemudian bisa dirasakan masyarakat.” Tambah Gus Muhdlor

Pembangunan ini atas amanat Peraturan Presiden (PERPRES) Nomor 80 Tahun 2019 tentang Percepatan Pembangunan Ekonomi di Kawasan Gresik – Bangkalan – Mojokerto – Surabaya – Sidoarjo – Lamongan, Kawasan Bromo – Tengger – Semeru, serta Kawasan Selingkar Wilis dan Lintas Selatan.

Atas amanat itu, Pemkab Sidoarjo dengan TNI Angkatan Laut selaku induk Lantamal V Surabaya bertransaksi dengan cara hibah. 

Mengingat aturan perundang-undangan, sesama institusi negara dilarang menjual-belikan tanah. Tentunya prinsip saling bantu terjadi antara kedua institusi.

Dalam kesempatan ini, Letkol Laut (T) Utomo Budi P, S.T., M. Tr. Hanla Aslog lantamal V Surabaya mengatakan bahwa kami dari lantamal mendukung terkait pembangunan fly over tersebut. 

dan yang kedua mungkin, seperti yang disampaikan komandan tadi, pak bupati, serta dibenarkan oleh pak presiden, pada PUPR dan TNI AL, memang untuk ahli waris KRI Nanggala yang sedang gugur saat melaksanakan tugas, akan diberikan rumah, dan saat ini sudah mulai proses pembangunan di desa sugih waras kecamatan Candi.

“Untuk ahli waris KRI Nanggala yang sedang gugur saat melaksanakan tugas, akan diberikan rumah dengan sertifikat atas nama ahli waris tersebut. Sehingga, ada biaya-biaya yang harus dikeluarkan, terutama BPHTP, untuk 53 ahli waris. Kami mohon izin, mohon dapatnya pembebasan BPHTP tadi Pak Bupati.” Jelas Utomo Aslog Lantamal V .

Dalam amanat Perpres tadi, tentunya yang terlibat tidak hanya Pemkab Sidoarjo dengan Lantamal V Surabaya saja, tapi juga Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) selaku pelaksana teknis pembangunan jalan. Teknisnya meliputi perencanaan, survey, tes tanah, analisis teknis, dan eksekusi pembangunan.

“Jadi ada dua arah enam lajur, tiga ke surabaya, tiga ke sidoarjo. Ini termasuk yang diperhitungkan oleh Kementrian PU dengan perkiraan pembebasan lahan sekitar 1,2 hektar.” Terang Sigit, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang Kabupaten Sidoarjo.(Kominfo)



KABARPROGRESIF.COM: (Lamongan) Musim penghujan yang mulai terjadi di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur seakan membuat pihak Kodim 0812/Lamongan mengambil sikap tegas.

Salah satunya, adalah menginstruksikan personelnya untuk menggelar karya bakti yang ditujukan di perkampungan-perkampungan masyarakat.

“Dengan harapan, bisa mengurangi terjadinya musibah atau timbulnya penyakit yang diakibatkan musim penghujan ini,” ujar Dandim 0812/Lamongan, Letkol Inf Sidik Wiyono. Senin, 01 Nopember 2021 siang.

Sidik menjelaskan, beberapa dampak bisa ditimbulkan akibat adanya musim penghujan kali ini, salah satunya ialah banjir hingga penyakit Demam Berdarah atau DBD. 

“Karya bakti itu, sekarang kita pusatkan di Kecamatan Sambeng, khususnya di Desa Pamotan,” bebernya.

Selain aparat TNI, Sidik menyebut jika pelaksanaan karya bakti itu juga melibatkan beberapa masyarakat, hingga Forkopicam setempat. 

Dia berharap, dengan adanya kegiatan itu, masyarakat bisa memilki kesadaran diri. 

“Terutama untuk ikut berpartisipasi menjaga lingkungan,” pungkasnya. (Kodim 0812/Lamongan)



KABARPROGRESIF.COM: (Surabaya) Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya menggelar Leadership Virtual Camp selama dua hari, Senin-Selasa (1-2/11). 

Acara yang digelar di Graha Sawunggaling Komplek Gedung Pemkot Surabaya itu diikuti oleh semua pengurus Osis jenjang SMP se-Kota Surabaya, baik negeri maupun swasta. 

Khusus yang hadir ke Graha Sawunggaling hanya dibatasi 100 pelajar, kemudian sisanya sekitar 500 pelajar pengurus Osis mengikuti acara itu via virtual.

Acara yang dulunya dikenal dengan LDKS (Latian Dasar Kepemimpinan Siswa) itu dibuka langsung oleh Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. 

Bahkan, saat itu Wali Kota Eri juga menjadi Keynote Speaker dengan tema “Pemimpin Muda: Berkarya dan Berprestasi.” 

Saat memberikan motivasi itu, ia memilih berada di tengah-tengah para pelajar itu, sehingga bisa lebih dekat dengan para pelajar.

Saat itu, ia mengawalinya dengan menanyakan siapa pemimpin hebat versi para pelajar itu. 

Ternyata, jawabannya berbeda-beda. Sebab, pemimpin idola itu banyak hadir di benak atau pikiran seseorang dan sosok pemimpin itu yang selalu menjadi contoh bagi anak-anak itu untuk menjadi seorang pemimpin.

“Pemimpin itu adalah orang yang bisa menyatukan tanpa melihat kepentingan pribadinya. Nah, ketika anak-anakku terpilih menjadi pengurus Osis, berarti dia sudah punya jiwa kepemimpinan yang sangat tinggi, makanya itu harus dijalankan dengan kebersamaan dan jangan pernah merasa hebat dan sombong,” tegas Wali Kota Eri dalam keterangan resmi yang diterima Kantor Berita RMOLJatim, Senin (1/11).

Wali Kota Eri juga menjelaskan tentang profil yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin muda atau profil pelajar Pancasila. 

Di antaranya harus selalu beriman dan bertakwa kepada Tuhan yang Mahasa Esa, bergotong royong, kreatif, bernalar kritif, dan berkebhinnekaan global.  

Ia juga menjelaskan tentang pemimpin ideal. Yang mana salah satu caranya dengan melatih kepercayaan diri, meningkatkan kemampuan komunikasi dan interaksi, meningkatkan kemampuan berpikir, belajar menyelesaikan masalah, dan tidak pernah lupa untuk menghargai orang lain.

“Jadi, pada hari ini saya memberikan motivasi kepada anak-anak semuanya, terutama anak-anak SMP di Kota Surabaya yang sudah menjadi pengurus Osis untuk selalu menjadi agen perubahan, sehingga sejak kecil tidak boleh ada rasa minder, karena harus yakin dengan apa yang diambil dan menjadi ciri-ciri pemimpin yang bisa komunikatif, yang percaya diri dan punya empati tinggi, ini yang ingin saya tunjukkan dan harus dipupuk sejak kecil,” kata dia.

Menurutnya, kunci menjadi seorang pemimpin adalah kasih sayang dan empat dalam dirinya. Jika pemimpin itu sudah punya rasa kasih sayang dan empati, maka pemimpin itu akan menjadi pemimpin yang hebat.

“Mulai hari ini ayo terus berkarya dan berprestasi dan terus menjadi orang-orang hebat. Insyallah anak-anakku akan menjadi pemimpin di kemudian hari. Selamat berjuang dan berprestasi,” pungkasnya.


Narkoba

Koperasi & UMKM

Terus Kobarkan Semangat Perjuangan Arek-arek Suroboyo 10 Nopember 1945 untuk memberantas Korupsi, Terorisme dan Penyalahgunaan Narkoba

Translate

Hukum

Metropolis

Nasional

Pidato Bung Tomo


Hankam

Popular Posts

Blog Archive